TUBAN, Infonews.id - Industri pariwisata Kabupaten Tuban terus menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi budaya, religi, maupun wisata bahari di pesisir utara Jawa Timur.
Menjawab kebutuhan akan fasilitas akomodasi yang representatif, De la Charis Hotel Tuban kini resmi berada di bawah pengelolaan Waringin Hospitality Hotel Group, sebuah jaringan perhotelan nasional yang menaungi brand Luminor Hotel, Hotel 88 dan Avery Hotel.
Hadir dengan 86 kamar yang berkonsep modern, de la Charis Hotel Tuban by WH juga dilengkapi dengan fasilitas meeting room dan restaurant.
Rebranding Ceremony berlangsung pada Kamis, 18 September 2025 di area hotel, dengan rangkaian acara simbolis mulai dari sambutan Owner, manajemen Waringin Hospitality, pemotongan pita, hingga tasyakuran dengan prosesi potong tumpeng.
Acara ini turut dihadiri oleh tamu undangan dari kalangan pemerintah daerah, pelaku bisnis, media, hingga komunitas pariwisata.
Kehadiran de la Charis Hotel Tuban by WH dengan standar manajemen baru ini diharapkan membawa angin segar bagi sektor pariwisata Tuban. Selain menawarkan kenyamanan dan kualitas layanan yang konsisten, pengelolaan oleh WHHG menandai upaya serius dalam meningkatkan daya dukung infrastruktur pariwisata daerah.
Corporate Director of Marketing Waringin Hospitality Hotel Group, Metty Yan Harahap, menyampaikan masuknya De La Charis Hotel Tuban ke dalam jaringan WHHG merupakan langkah strategis dalam memperluas kontribusi perusahaan pada destinasi wisata potensial di Indonesia.
“Tuban memiliki potensi besar yang terus berkembang, baik dari sisi budaya, wisata Bahari, wisata Religi, maupun bisnis," ujarnya.
Pengelolaan de la Charis Tuban Hotel oleh Waringin Hospitality Hotel Group tidak hanya menandai transformasi dalam layanan akomodasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya lebih besar dalam mendorong pertumbuhan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Tuban.
"Melalui pengelolaan ini, kami ingin berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan pariwisata daerah dengan menghadirkan fasilitas akomodasi yang modern, ramah, dan memberikan nilai tambah bagi wisatawan maupun masyarakat lokal,” pungkasnya.
Editor : Alim Kusuma