Bangun Plengsengan Sawah, Desa Kedensari Tanggulangin Manfaatkan Dana Desa Tahun 2025

infonews.id
Pembangunan plengsengan sawah bersumber dari Dana Desa Tahun 2025 (IN/PHOTO; TUDJI)

SIDOARJO, iNFONews.ID - Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo terus berbenah, kali ini pembangunan plengsengan sawah kembali dilakukan, meneruskan alur yang sudah ada, tepatnya di Dusun Nggodog di RT.11 RW.04. 

Kepala Dusun (Kasun) Nggodog Timi Rayahu menyampaikan pembangunan didusunnya merupakan kelanjutan dari program sebelumnya, juga berupa plengsengan.

Baca juga: Redam Gejolak Sekolah Swasta, Bupati Subandi Tunda Penerapan Bosda Berkeadilan

 

"Pembangunan ini kelanjutan dari sebelumnya yang sudah ada, yakni plengsengan saluran air. Berada di RT.11 RW.04, saya sebagai Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), yang ditunjuk Pemdes," kata Timi, sambil menyebut sumber keuangan dari Dana Desa (DD) Desa Kedensari periode Anggaran Tahun 2025.

 

Plengsengan dibangun menggunakan material batu kali, adukan pasir, kapur dan semen. Komposisi material sesuai dengan ketentuan dan diharapkan bermanfaat untuk wilayah tersebut. 

Sumber Dana pembangunan (Foto: Pemdes Kedensari)

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kedensari, Asfiyak membenarkan ada pembangunan plengsengan di Dusun Nggodog, nilai pengadaan sebesar Rp56.415.000,- (termasuk pajak).

 

Anggaran berasal dari Dana Desa dan peruntukannya memang untuk pembangunan fisik, termasuk plengsengan saluran air, di tiga dusun.

 

"Terimakasih, pembangunan plengsengan ini menelan anggaran Rp 56.415.000,- (termasuk pajak), sumber keuangan dari DD periode Anggaran Tahun 2025 Desa Kedensari. Bangunan panjangnya 110 meter, lebar 30 centimeter, tinggi 90 centimeter. Setelah kami teliti dan cek di lokasi, Alhamdulillah sesuai dengan rencana. Alhamdulillah, permintaan seperti yang selalu saya sampaikan dulu juga diiyakan oleh Pemdes dan TPK," kata Asfiyak, Jumat (11/7/2025).

 

Baca juga: Ketua Dekranasda, Arumi: Dekranasda Mitra Pengawal Wastra Budaya

Dia menjelaskan, permintaan yang dimaksud adalah pengadaan dan pemasangan papan nama untuk semua proyek pembangunan di Desa Kedensari, Tanggulangin.

 

"Tujuannya agar masyarakat dan semua tahu. Ini anggarannya sekian, bantuan dari mana, semua harus tertera. Masyarakat juga bisa melihat dan menilai, termasuk ukuran proyek. Dulu (papan nama proyek) tidak pernah ada, dan saya selalu mengingatkan. Ini sesuai dengan azas keterbukaan publik. Mudah-mudahan tidak terjadi pengurangan-pengurangan material, semen dan sebagainya, volumenya juga terjaga," pintanya.

 

Dia berharap semua ini berjalan lancar untuk memajukan Desa Kedensari, termasuk di Dusun Nggodog. Pembangunan serupa juga dilaksanakan di RT.12, Dusun Kaweden. Juga di Dusun Wates, yakni plengsengan pengairan di sawah.

 

"Mudah-mudahan dengan dibangunnya plengsengan ini masyarakat bisa menikmati. Terwujud kenyamanan lingkungan, tidak banjir. Termasuk yang di sawah petaninya bisa makmur, tidak kena rembesan atau banjir luapan hujan tidak masuk ke sawah," pungkasnya, sambil mengajak semua pihak bersatu menciptakan kenyamanan dan kebersihan lingkungan di wilayah masing-masing. (inf/tji/red)

Baca juga: Danrem 084/BJ Secara Simbolis Serahkan Bibit Ikan Nila, Simbol Dukungan Progam Ketahanan Pangan

 

 

 

 

 

 

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru