INFOnews.id | Surabaya - Pengurus DPD Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Provinsi Jawa Timur periode 2022-2027 dikukuhkan oleh Ketua DPP LPM, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (7/12/2022), malam.
Struktur pengurus merupakan hasil Musda IV DPD LPM Jatim yang digelar sebelumnya, di Resto Nine Surabaya. Keputusan hasil Musda IV dibacakan oleh Sekjen DPP LPM Mukhradis Hadi.
Dengan formasi, sebagai ketua Sahat Tua Simanjuntak. Ketua Harian Kodrat Sunyoto, Sekertaris Zainal Abidin, dan bendahara umum, Aris Kristiani. Selain memberikan ucapan selamat, Gubernur Khofifah juga mendoakan agar jajaran pengurus diberi kemudahan untuk tugas yang diemban.
"Selamat kepada pengurus yang dikukuhkan, dan senantiasa diberikan kemudahan dalam mengemban dan menjalankan tugas-tugasnya," kata Gubernur Khofifah saat memberikan sambutan.
Khofifah menyebut, di Jatim sudah tidak ada desa tertinggal. Dari 6.238 desa mandiri di Indonesia, sebanyak 1.490 desa mandiri ada di Jawa Timur atau sebesar 23,88 persen. Meskipun tidak ada desa tertinggal di Jatim, Gubernur Khofifah mengajak LPM untuk melakukan pendampingan di titik-titik atau wilayah yang perlu dikuatkan.
"Maka perlu ada pemberdayaan ekonomi utamanya bagi masyarakat desa, disini sinergitas peran LPM Provinsi Jatim bisa ditunjukkan," harap Khofifah.
Termasuk bisa berseiring dengan program Pemprov Jatim untuk meringankan masyarakat. Dia mencontohkan LPM Jatim bisa turut menjadi pendamping dalam penyaluran zakat produktif untuk turun bersama. Harapannya, agar masyarakat tidak terjebak rentenir. Dan, beralih ke pinjaman UMKM melalui bank dengan bunga pinjaman sangat kecil.
“Maka itu pihaknya meminta kepada ketua LPM Pak Sahat dan pak kodrat serta jajarannya untuk membantu sosialisasi ke masyarakat desa kalau kita punya program pinjaman untuk UMKM yang bunganya kecil dan masyarakat bisa menikmati pinjaman tersebut,” ujar Gubernur perempuan itu.
Pendampingan lainnya, bisa dalam pemanfaatan lahan perhutanan. Dia menyebut tahun ini Jatim mendapatkan alokasi perhutanan sosial 500 ribu ha. Misalnya, di beberapa wilayah bisa dilakukan sinergi LPM dan LMDH, untuk peluang budidaya kakao.
"Kita ini masih import kakao 35% Jatim, kakao paling cocok diwilayah daerah khatulistiwa, salah satunya Jawa timur,” ujarnya. Juga disampaikan, per Maret 2022, Provinsi Jatim menjadi penyumbang penurunan angka kemiskinan tertinggi nasional sebanyak 391.400 jiwa.
"Semoga dengan keberadaan DPD LPM Jatim bisa membantu menjangkau pemberdayaan hingga di desa. Salah satunya, membangun kota dari desa. Menjadikan petani dan peternak yang tangguh untuk menguatkan perekonomian dan ketahanan pangan, khususnya di Jatim,” tukasnya.
Sementara itu, DPP LPM, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, dengan ditetapkannya Sahat Tua Simanjuntak, ia berharap bisa meneruskan kepemimpinan ketua sebelumnya yang telah berpulang, Gatot Sujito.
“Ini hasil aspirasi dari teman-teman di Provinsi Jawa Timur yang menyepakati sebaiknya pak Sahat karena dianggap layak. Sehingga DPP mengikuti aspirasi ini,” ucap Ahmad Doli.
Sebagai pimpinan di DPRD Jatim pihaknya menaruh harapan kepada Sahat untuk bekerja keras untuk pemulihan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi kerakyatan pascapandemi Covid-19.
“Terutama, pemberdayaan untuk penguatan sumber daya manusia. Karena dalam waktu dekat, banyak program penguatan sumber daya manusia,” jelasnya.
Sahat Tua Simanjuntak, mengaku dirinya bersama LPM se Jatim akan semakin giat turun untuk membantu pembangunan ditingkat desa.
"LPM juga harus bisa mensuport desa, agar desa bisa menjadi sejahtera, dan saya mengucapkan terima kasih ke Gubernur Jatim yang telah memberikan kesempatan dan tempat untuk acara pengukuhan LPM Jatim di Gedung Negara Grahadi ini,” ucap Sahat.
Sahat berpesan, kader LPM memiliki kontribusi yang selaras dengan pembangunan yang dilakukan oleh Pemprov Jatim.
“Jangan kemudian kader LPM jadi beban bagi desa. Tapi, bagaimana LPM hadir juga bisa bersinergi dengan desa agar desa semakin sejahtera,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi Gubernur Khofifah di acara pengukuhan, ada Sekdaprov Jatim Adhi Karyono, dan Kadis Kominfo Jatim Hudiyono. Juga pengurus LPM dari kabupaten/kota se-Jatim. Di lanjutkan jamuan makan malam di Gazebo Grahadi, di belakang gedung utama. (inf/tji/red)
Editor : Tudji Martudji