Bupati Suharsono: Kita fokus Corona dulu, Pilkades digelar Desember

infonews.id
Ilustrasi poster Pilkades 2020 (Foto: IN/Daru)

INFONews.id | Yogyakarta - Teka-teki pelaksanaan pilkades di 24 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Bantul akhirnya terjawab. Bupati Bantul, Yogyakarta Suharsono memastikan pilkades akan digelar usai pelaksanaan pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

"Awalnya kan pilkades akan digelar bulan Juni lalu, namun karena pademi Corona akhirnya diundur usai pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2020," ujar Bupati Suharsono, Minggu (5/7/2020).

Baca juga: Pilkada di Tangan DPRD: Kemunduran Demokrasi atau Efisiensi Semu?

"Kita fokus penanganan Corono dulu, kemudian pilkada serentak baru pilkades. Ya, akhir bulan Desember 2020," tambahnya.

Pelaksanaan pilkades usai pilkada dinilai tepat karena masyarakat tidak lagi terpolarisasi dukungan kepada calon bupati dan calon wakil bupati dan tensi politik pilkada sudah mereda.

"Meski sudah mereda potensi konflik namun tetap saja akan kita antisipasi adanya gesekan di masyarakat," ujarnya.

Baca juga: KPU Jatim Pastikan Sebaran Logistik Pilkada Aman Hingga ke Kab/Kota di Jatim

Lebih jauh mantan perwira menengah Polda Banten mengatakan pilkades tidak bisa dilaksanakan tahun 2021 karena akan mengubah pola pilkades serentak dua tahunan yang sudah terjadwal dan anggaran sudah disiapkan.

‎"Kalau ditunda sampai Maret 2021 tidak bisa dan harus dilaksanakan pada Maret 2022 karena terkait penganggarannya," terangnya.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Sekretariat Daerah (Setda) Bantul, Kurniantoro, sebelumnya menyatakan penentuan tanggal pilkades serentak diputsukan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dengan berbagai pertimbangan.

Baca juga: Pemkab Sampang Bantah, Penundaan Pilkades 2025 untuk Kepentingan Politik

Ia tidak bisa menyampaikan perkembangannya. Pihaknya hanya bisa mempersiapkan teknis penyelenggaraan pilkades setelah ada tanggalnya nanti. Pilkades serentak tahun ini akan diikuti 24 desa di 13 kecamatan.

Ke-24 desa tersebut adalah Desa Tamanan dan Jambidan di Banguntapan; Karangtengah, Karangtalun, dan Imogiri (Imogiri); Muntuk (Dlingo); Donotirto dan Tirtohargo (Kretek); Bangunjiwo dan Tirtonirmolo (Kasihan); Canden (Jetis); Wonokromo, Pleret, Segoroyoso, Bawuran (Pleret); Triwidadi dan Sendangsari (Pajangan); Caturharjo (Pandak) Gadingharjo dan Srigading (Sanden); Srimulyo (Piyungan); Argodadi (Sedayu); Pendowoharjo dan Timbulharjo (Sewon), serta Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri. (hdw/tji)

Editor : Redaksi

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru