SUMENEP, INFONEWS.ID – Operasi penyelamatan besar-besaran dilakukan setelah KMP Mutiara Santosa 2 mengalami kebakaran saat berlayar dari Surabaya menuju Makassar, Minggu (2/8/2026). Kapal yang membawa sekitar 250 orang itu dilaporkan terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit P. H. mengatakan pihaknya menerima informasi pertama mengenai insiden tersebut pada pukul 08.24 WIB dari petugas Syahbandar Tanjung Perak. Tak lama berselang, PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) juga menghubungi Basarnas untuk mengonfirmasi kejadian.
Baca juga: Hilang Kontak Sejak 28 Juli, KMN Fatma Jaya I Masih Dalam Pencarian
Menurut informasi yang diterima perusahaan dari nahkoda, kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Setelah menyampaikan laporan awal, komunikasi dengan nahkoda terputus.
"Begitu menerima laporan, kami langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memastikan posisi kapal sekaligus mengerahkan unsur SAR menuju lokasi," ujar Nanang.
Hasil pelacakan menunjukkan kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Saat itu sebagian besar badan kapal dilaporkan telah dilalap api, sementara para penumpang bertahan di bagian haluan dan anjungan sambil menunggu bantuan datang.
Kapal Meratus Project 3 yang berada paling dekat dengan lokasi tidak dapat melakukan manuver mendekati KMP Mutiara Santosa 2 karena mengangkut muatan yang mudah terbakar. Proses penyelamatan kemudian diambil alih oleh kapal tunda TB Hasnur 26.
Baca juga: Basarnas Tingkatkan Kapasitas Tim USAR Surabaya Lewat Standar INSARAG
Sekitar pukul 09.59 WIB, TB Hasnur 26 mulai mengevakuasi penumpang. Sejumlah penumpang yang memilih melompat ke laut berhasil diangkat oleh TB Hasnur 26 bersama Kapal British Mentor. Sedikitnya empat kapal berada di sekitar lokasi untuk membantu proses penyelamatan.
Basarnas Surabaya juga mengirimkan KN SAR 249 Permadi beserta tim penyelamat menuju titik kejadian. Selain itu, Pos SAR Sumenep mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) guna mempercepat proses evakuasi.
"KN SAR 249 Permadi telah diberangkatkan menuju lokasi dengan estimasi perjalanan sekitar enam jam. Seluruh unsur masih fokus pada evakuasi penumpang," kata Nanang.
Baca juga: Bengawan Solo Telan Korban, Tim SAR Temukan Jenazah di Kedalaman 3 Meter
Operasi SAR melibatkan berbagai instansi, antara lain Kantor SAR Surabaya, Pos SAR Sumenep, Syahbandar Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Kalianget, KSOP Kalianget, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kapal terbakar masih berlangsung. Belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun penyebab kebakaran KMP Mutiara Santosa 2. Basarnas menyatakan akan terus memperbarui perkembangan operasi penyelamatan setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi.
Editor : Alim Kusuma