Selasa, 04 Agu 2026 00:15 WIB

Korban KMP Mutiara Sentosa II Capai 233 Orang, 5 Meninggal Dunia

Kondisi para penyintas di Rumah Sakit PHC Surabaya. INPhoto/Basarnas Surabaya
Kondisi para penyintas di Rumah Sakit PHC Surabaya. INPhoto/Basarnas Surabaya

SURABAYA, INFONEWS.ID - Pemerintah memastikan seluruh penumpang insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep mendapatkan penanganan medis memadai. 

Langkah ini menegaskan komitmen negara dalam memprioritaskan keselamatan warga pascatragedi kapal terbakar tersebut.

Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol (Purn) Suntana bersama Kepala Basarnas Mohammad Syafii dan Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin turun langsung memantau kondisi para penyintas di Rumah Sakit PHC Surabaya. Peninjauan fokus pada pemulihan fisik dan mental korban yang selamat.

"Kami memastikan penanganan medis diberikan secara tepat agar para survivor bisa segera pulih dan berkumpul kembali dengan keluarga," ujar Mohammad Syafii di Surabaya.

Salah satu penyintas yang mendapat perhatian khusus adalah balita berusia dua tahun asal Sulawesi Selatan. 

Balita tersebut sempat mengalami mual dan muntah usai dievakuasi bersama ayahnya menggunakan Kapal Meritus Pematang Siantar menuju Pelabuhan Tanjung Perak. 

Kondisi sang anak kini berangsur stabil setelah mendapat perawatan intensif dari tim medis RS PHC.

Hingga saat ini, sebanyak 11 korban dirujuk ke RS PHC Surabaya. Sembilan orang di antaranya merupakan penumpang yang dievakuasi Kapal Meritus Pematang Siantar, sementara dua lainnya dibawa oleh KRI Nala. 

Selain itu, empat penyintas lain yang dievakuasi kapal SC Aila XVII kini mendapatkan perawatan di RSI Garam Kalianget.

Data terbaru Posko SAR Gabungan di Gapura Surya Nusantara mencatat total 233 orang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. 

Sebanyak 228 penumpang dinyatakan selamat, sedangkan lima orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Proses pemulangan dan evakuasi lanjutan masih berjalan untuk rombongan penumpang yang sempat ditampung di Pulau Masalembo. 

Tim SAR mengandalkan KN Masalembo milik Distrik Navigasi Tanjung Perak untuk menjemput para korban dari TB Hasnur 26 menuju Surabaya.

"Saat ini kami bersiap menerima kedatangan rombongan korban yang dievakuasi dari Masalembo," kata Syafii.

 

Editor : Alim Kusuma