Bengawan Solo Telan Korban, Tim SAR Temukan Jenazah di Kedalaman 3 Meter

Reporter : Alim Kusuma
Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Bojonegoro, pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. INPhoto/Basarnas

BOJONEGORO, INFONEWS.ID - Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (18/7/2026). Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung selama dua hari.

Korban bernama Yatni (53), warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Perempuan tersebut dilaporkan melompat dari jembatan pada Jumat (17/7/2026) sebelum akhirnya tenggelam di aliran Bengawan Solo.

Baca juga: Wanita Asal Cepu Tenggelam di Bengawan Solo, Tim SAR Lakukan Penyisiran

Sejak pagi, tim SAR gabungan menyisir lokasi menggunakan perahu karet dengan metode manuver di permukaan sungai. Tim penyelam juga diterjunkan untuk melakukan pencarian di bawah air, terutama di sekitar titik korban terakhir terlihat.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 10.45 WIB. Tim penyelam menemukan korban di dasar sungai.

Komandan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bojonegoro, Arif Aji, mengatakan korban ditemukan pada kedalaman sekitar tiga meter.

"Korban ditemukan pada kedalaman sekitar tiga meter dengan jarak sekitar dua meter dari titik awal dilaporkan tenggelam," ujar Arif.

Baca juga: Tragis, Nenek di Lenteng Sumenep Ditemukan di Dasar Sumur 40 Meter

Setelah dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Kantor SAR Surabaya sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P. H., menyampaikan operasi SAR resmi ditutup setelah korban ditemukan.

"Korban telah ditemukan sehingga operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat kami kembalikan ke satuan masing-masing. Terima kasih atas kerja sama dan dedikasi seluruh personel selama proses pencarian," kata Nanang.

Baca juga: Tenggelam Saat Berenang, Remaja 18 Tahun Ditemukan Meninggal di Kepulungan

Menurut Nanang, keberhasilan evakuasi tidak lepas dari kolaborasi berbagai instansi dan relawan yang mengerahkan puluhan personel beserta peralatan pencarian di lapangan.

Operasi tersebut melibatkan Unit Siaga SAR Bojonegoro, BPBD Kabupaten Bojonegoro, BPBD Kabupaten Blora, Polsek dan Koramil Padangan, Polsek Cepu, Cepu Adventure, ORARI, Damkarmat, PMI Bojonegoro, EBR, KRI, SAR MTA, MDMC Cepu, serta warga sekitar.

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru