Tragis, Nenek di Lenteng Sumenep Ditemukan di Dasar Sumur 40 Meter

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam sepuluh menit. Korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur sekitar pukul 12.25 WIB. INPhoto/Basarnas
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam sepuluh menit. Korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur sekitar pukul 12.25 WIB. INPhoto/Basarnas

SUMENEP, INFONEWS.ID - Pencarian seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang sejak dua hari terakhir berakhir duka. Saenah (66), warga Desa Laklaok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur sedalam sekitar 40 meter, Rabu (1/7/2026).

Keberadaan korban pertama kali diketahui setelah warga mencium bau menyengat dari air sumur yang biasa digunakan untuk mandi. Saat dilakukan pengecekan, tubuh korban terlihat berada di dasar sumur yang memiliki diameter sekitar 1,2 meter.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada aparat setempat dan diteruskan ke Kantor SAR Surabaya.

Menerima laporan, Pos SAR Sumenep mengirimkan satu tim penyelamat lengkap dengan peralatan High Angle Rescue Technique (HART). Tim tiba di lokasi sekitar pukul 11.05 WIB dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban serta unsur gabungan sebelum proses evakuasi dimulai.

Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso, mengatakan proses penyelamatan diawali dengan mengalirkan udara menggunakan blower untuk mengurangi potensi gas berbahaya di dalam sumur.

"Blower terlebih dahulu diturunkan untuk mengeluarkan zat beracun dari dalam sumur. Setelah kondisi dinilai lebih aman, satu rescuer yang menggunakan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) diturunkan dengan teknik lowering," ujar Nur Hadi.

Setelah mencapai permukaan air di dasar sumur, petugas memasang tali pada tubuh korban. Jenazah kemudian diangkat menggunakan teknik lifting oleh tim yang berada di atas.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam sepuluh menit. Korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur sekitar pukul 12.25 WIB sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., mengatakan operasi pencarian resmi dihentikan setelah seluruh proses evakuasi selesai.

"Setelah korban berhasil dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai. Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi," kata Nanang.

Operasi tersebut melibatkan tim Pos SAR Sumenep, Polsek Lenteng, Koramil Lenteng, Puskesmas Lenteng, perangkat Desa Laklaok, Call Center 112, serta warga sekitar yang ikut membantu selama proses pencarian dan evakuasi.

Editor : Alim Kusuma