Sabtu, 31 Jan 2026 15:43 WIB

Jaya Group Gelar "Open Mind for Student" Siapkan Generasi Songsong Indonesia Emas 2045

Jaya Group menggelar program moncer, antar generasi muda energik sambut Indonesia Emas 2045. INPhoto/Tudji
Jaya Group menggelar program moncer, antar generasi muda energik sambut Indonesia Emas 2045. INPhoto/Tudji

SURABAYA, INFONews.ID - Jaya Group menginisiasi dan menggelar program moncer untuk generasi muda yang energik melalui iven bertajuk 'Open Mind for Student'. Dengan tema yang diusung 'Think Global, Creat Impact', program ini ditujukan bagi 50 siswa-siswi terpilih untuk menapaki sukses menyongsong Indonesia Emas 2045. Acara ini digelar di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, tanggal 10 hingga 11 Januari 2026. 

Selama dua hari, para siswa mengikuti program inspiratif yang dirancang sebagai ruang belajar, bertukar gagasan dan sarana memperluas cara berpikir. Dipandu oleh dua narasumber utama yang dihadirkan, yakni influencer Dasha Gartman atau yang lebih dikenal dengan nama Bule Berbie, dan Harvard Graduate Anna Mikhaylyants.

Melalui program ini, kedua nama tersebut berbagi perspektif, pengalaman serta insight berharga dari perjalanan mereka. Para siswa diajak untuk mendalami berbagai topik penting untuk mengembangkan diri, mulai dari pelatihan leadership dan enterpreneur, content creator dan storytelling, hingga global mindset building.

Tomy Suhartanto yang juga Direktur Jaya Group menjelaskan, program ini juga turut mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut, Indonesia adalah negara yang sedang berkembang dan memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju.

"Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, kita memerlukan generasi muda yang memiliki kemampuan leadership, enterpreneur, dan global mindset yang baik," ujar Tomy Suhartanto, disela-sela kegiatan. 

Dalam era globalisasi seperti sekarang, menurutnya setiap individu dihadapkan dengan berbagai tantangan dan kesempatan yang memerlukan cara berpikir kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, kegiatan 'Open Mind for Student' ini sangat penting untuk membantu peserta mengembangkan kemampuan tersebut.

"Melalui pelatihan leadership dan enterpreneur, kita akan belajar bagaimana menjadi pemimpin yang efektif dan memiliki kemampuan untuk mengembangkan bisnis yang sukses. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian negara," tandasnya. 

Tomy menguraikan, melalui pelatihan content creator dan storytelling, para siswa belajar bagaimana membuat konten yang menarik dan efektif untuk menyampaikan pesan dan mempengaruhi orang lain. Dengan demikian, diharapkan mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif dan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kemudian, melalui pelatihan global mindset building, peserta diajak belajar bagaimana berpikir secara global dan memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai budaya dan latar belakang. Dengan demikian, peserta diharapkan dapat menjadi warga dunia yang baik dan memiliki kemampuan untuk bersaing di pasar global.

"Saya percaya bahwa kegiatan 'Open Mind for Student' ini akan memberikan dampak yang signifikan bagi kemajuan Indonesia. Dengan mengembangkan kemampuan leadership, enterpreneur, dan global mindset, kita dapat menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan kesempatan di era globalisasi," urai Tomy Suhartanto. 

Editor : Tudji Martudji