Sabtu, 31 Jan 2026 23:17 WIB

PKM-PM Smart Box UTM Sosialisasikan Media Pembelajaran Budaya kepada Guru

Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PM Universitas Trunojoyo Madura tahun 2025. Foto: UTM
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PM Universitas Trunojoyo Madura tahun 2025. Foto: UTM

BANGKALAN, INFONews.ID - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) PM Universitas Trunojoyo Madura tahun 2025 melakukan kegiatan sosialisasi kepada para guru di SDN Junganyar 1 dengan tujuan untuk mengenalkan media pembelajaran budaya berupa smart box yang interaktif berbasis digital kepada para guru agar program ini terlaksana secara berkelanjutan serta guru mampu menyampaikan materi dengan baik, memberikan contoh yang relevan, dan memfasilitasi proses pembelajaran secara efektif kepada murid-muridnya, Selasa (19/8/2025).

Kegiatan dilaksanakan di SDN Junganyar 1 yang berlokasi di Jl. Raya Junganyar, Desa Junganyar, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh tim PKM Universitas Trunojoyo Madura tahun 2025 serta para guru SDN Junganyar 1 yang berjumlah 8 orang.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Indah Puspita Sari selaku MC yang kemudian dilanjutkan sambutan oleh ketua tim PKM-PM yaitu Indah Nataliya. Pengenalan media pembelajaran cultural smart box disampaikan oleh Indah Nataliya mulai dari alat bahan, prosedur pembuatan, perosedur penggunaan hingga cara scan barcode yang ada pada smart box menggunakan aplikasi Assemblr.

Smart box kebudayaan merupakan salah satu contoh media pembelajaran yang menggabungkan berbagai unsur kebudayaan seperti rumah adat, alat musik daerah, baju adat, tari adat, warisan budaya daerah dan lain sebagainya yang mudah digunakan oleh guru dan siswa SDN Junganyar 1, Bangkalan.

Melalui sosialisasi tersebut, para guru diberikan pelatihan tentang tata cara penggunaan smart box kebudayaan secara langsung maupun tidak langsung dengan scan barcode yang tertera pada sisi smart box.

Sri Ida Wahyuni, Kepala Sekolah SDN Junganyar 1, Bangkalan,  menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap kekayaan budaya lokal sejak dini.

“Dengan adanya smart box budaya sebagai media pembelajaran, para siswa menjadi lebih tertarik dalam belajar budaya lokal. Belajar dengan menggunakan smart box seperti ini menjadi lebih menarik dan interaktif, serta dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaan lokal” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut juga terdapat sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga para guru dapat berbagi pengalaman dan strategi dalam melakukan pembelajaran khususnya yang berbasis digital. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap terlaksananya program tersebut, tim PKM-PM smart box melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan media pembelajaran smart box dapat dimanfaatkan secara optimal di SDN Junganyar 1, Bangkalan.

Dengan adanya media pembelajaran seperti smart box ini, diharapkan generasi muda akan semakin tertarik untuk melestarikan kebudayaan lokal, sekaligus memanfaatkan penggunaan teknologi sebagai sarana yang efektif dan menyenangkan.

Editor : Alim Kusuma