SURABAYA, iNFONews.ID - Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur, Prajurit Brigade Infanteri 2 Marinir (Brigif 2 Marinir) menggelar latihan menembak Senjata Bantuan Infanteri (Senbanif) di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 4 Purboyo, Malang Selatan, Jawa Timur, Senin (08/09/2025).
Latihan ini merupakan bagian dari program latihan terencana untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan profesionalisme prajurit dalam mengoperasikan Senbanif guna mendukung tugas pokok satuan.
Dalam latihan tersebut, prajurit Brigif 2 Marinir memantapkan kemampuan menembak dengan berbagai jenis Senjata Bantuan Infanteri (Senbanif) yang menjadi tulang punggung daya gempur satuan infanteri.
Adapun senjata-senjata yang digunakan meliputi senjata lintas lengkung seperti Mortir Kaliber 60 mm dan 81 mm, senjata peluncur granat seperti GLM dan MGL, serta senjata lintas datar yang terdiri dari GPMG, Minimi, K3 Daewoo, Rocket Launcher RPG 7, dan Sniper.
Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir, Kolonel Marinir Daniel Tarigan, menyampaikan bahwa latihan ini bertujuan untuk mempertahankan kemampuan dan mengasah naluri tempur prajurit Korps Marinir, khususnya Yonif 5 Marinir.
"Latihan tersebut merupakan upaya untuk mempertahankan kemampuan serta mengasah naluri tempur prajurit Korps Marinir pada umumnya dan Yonif 5 Marinir pada khususnya," ujarnya.
Editor : Alim Kusuma