Sabtu, 31 Jan 2026 04:31 WIB

JFC 2025: Panggung 3,6 Km yang Menyatukan Budaya, Kemewahan, dan Inovasi

Peserta Jember Fashion Carnival (JFC) 2025. Foto: DOK-JFC2025
Peserta Jember Fashion Carnival (JFC) 2025. Foto: DOK-JFC2025

JEMBER – Gelaran acara spektakuler Jember Fashion Carnival (JFC) 2025 berlangsung meriah pada 8-10 Agustus 2025, dengan mengusung tema “EVOLUXION”.

Tema “EVOLUXION” sendiri adalah gabungan dari konsep Evolution, Luxury, dan Innovation yang merupakan sebuah gambaran besar yang merefleksikan perjalanan JFC dari sebuah pagelaran fashion sederhana bernama Dynan Fariz Fashion Week menjadi Jember Fashion Carnival yang kini telah menginjak 23 tahun.

Acara dibuka dengan parade World Kids Carnival dan Pets Carnival pada 8 Agustus 2025. Hari kedua, 9 Agustus 2025, Wonderful Archipelago Indonesia pada siang hari dan Artwear Carnival pada malam harinya. Sebagai puncak acara, Grand Carnival JFC 2025 digelar 10 Agustus 2025 kemarin.

Diva Indonesia, Rossa, turut meriahkan acara JFC 2025 kali ini bersama dengan para Inluencer seperti  Patricia Gouw, Irene Suwandi, Savitri, Emy Agnia, Bubah Alfian hingga seniman Live Drawing ternama dari Jepang Yuto Ono.

Acara yang akan menyulap jalanan Kota Jember sepajang 3,6 Km ini menghadirkan 10 dengan defile, mulai dari Anatomy, Botanica, Allograph, Nile Enigma, Great Wall of China, Nia, Pinisi, Origami, Aerospace, dan Symphonia. Balutan design fesyen etnik nan futuristic membawa sebuah kemewahan tersendiri di gelaran JFC tahun ini.

President JFC Budi Setiawan selalu memberikan langkah maju disetiap gelaran acara ini.

“JFC adalah gerakan yang tidak boleh berhenti. Jangan pernah ragu untuk terus melangkah, hingga kita tiba pada titik di mana karya ini membawa kebahagiaan bagi banyak orang," ungkapnya.

Detail karya seni hadir disetiap defile yang ikut dalam acara ini, dengan membawa filosofi mendalam. Aura kemewahan terpancar dari setiap defile yang tampil, memvisualkan bahwa JFC bukan sekedar nama tapi JFC adalah sebuah perjalanan panjang untuk membawa nama fesyen dari Jember selalu mendunia.

"Tahun ini juga menjadi spesial karena hadir kolaborasi budaya antara Jepang dan Indonesia berkat jembatan yang dibangun Sakuranesia Society, serta akan dibukanya JFC HUB untuk menjadi wadah bagi para pekerja seni, designer hingga pelaku event untuk membawa nana Indonesia ke kancah Internasional,” pungkas Budi.

Editor : Alim Kusuma