INFOnews.id | Surabaya - Di hari kedua media gathering yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur, di Hotel Swiss-Bellin Jalan Manyar Kertoarjo Surabaya, selain paparan yang disampaikan Divisi Sosialisasi; Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Sosdiklih dan Parmas) KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro. Juga diwarnai berbagai lontaran pertanyaan dan saran oleh peserta, para wartawan dari Surabaya.
Gogot menyampaikan, bahwa tujuan sinergisitas KPU dengan Media ini antara lain untuk membangun hubungan saling menguntungkan antara penyelenggara dengan media.
“Menguntungkan yang dimaksud ialah dimana KPU mendapatkan bantuan dalam pemberitaan, sedangkan Media mendapatkan informasi yang valid terkait Pemilu 2024 karena yang paling paham mengenai kepemiluan adalah KPU,” kata Gogot.
Selain itu, juga untuk memelihara komunikasi yang harmonis antara KPU dengan publik, melayani kepentingan publik, serta memelihara perilaku dan moralitas lembaga dengan baik.
Gogot menyebut, sinergisitas semakin penting mengingat Media memiliki beberapa peran strategis dalam Pemilu dan Pemilihan.
“Diantaranya menyampaikan informasi pemilu dan pemilihan terhadap masyarakat, memberikan pendidikan, membentuk pemikiran; dan pembelajaran politik masyarakat, serta sebagai kontrol terhadap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan,” jelas Gogot.
Berikutnya, bentuk sinergi media dengan penyelenggara Pemilu dan Pemilihan antara lain dalam sosialisasi, pelayanan informasi, kampanye, pemberitaan, penerbitan, dan kehumasan.
Pada kesempatan itu dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama 50 orang perwakilan dari berbagai Media. Bertindak sebagai fasilitator Jurnalis Transmedia, Wida Subianto.
Melalui FGD ini diharapkan KPU Jatim mendapat masukan dari berbagai Media di Jawa Timur. Serta melakukan harmonisasi-harmonisasi program dan kegiatan untuk menyukseskan Pemilud dan Pemilihan 2024. (inf/rls/red)
Editor : Tudji Martudji