Sabtu, 31 Jan 2026 13:02 WIB

BUMDes Sehat, Masyarakat Punya Peluang Usaha

Wagub Jatim Emil Elestianto di acara BUMDes Award di ITS (Foto:IN/ist)
Wagub Jatim Emil Elestianto di acara BUMDes Award di ITS (Foto:IN/ist)

INFOnews.id | Surabaya - Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak mengapresiasi Pusat Kajian Kebijakan Publik Bisnis dan Industri (PKKPBI) ITS Surabaya bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jatim, yang telah menggelar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Award 2020.

Emil berharap, melalui gelaran tersebut keberadaan desa di Jatim semakin berdaya dan masyarakatnya sejahtera.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif ITS untuk menyelenggarakan BUMDes Award," kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat ITS, Surabaya, Rabu (11/11/2020). 

Emil menyebut, melalui BUMDes Award dapat memacu semangat desa-desa di Jatim untuk maju dan berkembang. Utamanya untuk meningkatkan kesejahteraan desa dan masyarakatnya. Dikatakan, desa tidak lagi identik dengan sektor yang tertinggal.

Diharapkan, desa punya kesempatan menjadi pusat-pusat ekonomi yang tersebar dan tidak lagi terklaster. Seseorang tinggal di desa tidak lagi karena merasa terpaksa, tetapi pilihan, karena lingkungannya lebih nyaman, asri dan masyarakatnya guyub.

"BUMDes yang dikelola dengan benar, maka setiap desa memiliki peluang besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat dalam berusaha dan tumbuhnya ekonomi desa," urainya. 

BUMDes, lanjut Emil bisa dijadikan inspirasi bagi para generasi muda desa. Apalagi, keberadaan BUMDes menyiapkan konsep yang menyepakati munculnya semangat gotong royong dalam wadah usaha dengan mengedepankan kesejahteraan bersama, bukan keuntungan pribadi. 

Jika BUMDes berjalan dan sehat, maka masyarakat desanya juga sejahtera. Dan tidak bisa berjuang sendiri-sendiri, harus bersama-sama.

"Harus ada wadah. Wadah yang profesional inilah yang diwujudkan dalam bentuk BUMDes, semangatnya," urai Emil.

Sesuai data Desa Center Jatim per Mei 2019 hingga November 2020, jumlah BUMDes di Jatim mencapai 6.084. Dari jumlah tersebut, jenis usaha yang mendominasi adalah jasa keuangan sebanyak 4.148. Urutan kedua jenis perdagangan (624), ketiga peternakan (581), dan keempat toko (571).

"Menyadari itu, maka Ibu Gubernur dan saya bersama-sama menaruh komitmen, bagaimana BUMDes ini menjadi pendorong agar desa bisa semakin sejahtera," tegasnya.

Dan, diupayakan dua hal penting dalam meningkatkan keberadaan seluruh BUMDes di Jatim. Pertama, akan membangun aspek bisnis. Kedua, membangun aspek teknologi. Untuk aspek bisnis, Emil akan mengupayakan melalui program Klinik BUMDes dan Milenial Job Center (MJC). 

Sedangkan untuk aspek teknologi, dirinya akan berdiskusi dengan ITS Surabaya.

"Untuk program teknologi, kami sudah berdiskusi dengan Rektor ITS. Mungkin yang menang beberapa award ini akan diusulkan dibuat semacam sayembara. Ini yang sedang kita lihat. Sehingga acara yang digagas ITS ini bisa ada tindak lanjut yang berbasis teknologi," tuturnya. 

Kemudian Rektor ITS Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari mengatakan, pihaknya siap membantu merealisasikan. Rencananya, segera dipetakan teknologi apa yang benar-benar dibutuhkan.

"ITS siap untuk membantu di bidang teknologinya. Nanti kita kerjasama dengan Pemprov Jatim untuk melakukan langkah berikutnya. Diantaranya seperti sayembara tadi," ujarnya.

Untuk diketahui, BUMDes Award 2020 telah melombakan beberapa kategori. Yakni Profitable Achivement Category, Social Media and Digital Marketing Category, Community Development and Engagement Category, Product Innovation Category, serta Good Corporate Governance Category. (*)

Editor : Redaksi