Selasa, 21 Jul 2026 22:50 WIB

Dukung Proyek Strategis Nasional, Arus Peti Kemas TPK Merauke Naik 11,44 Persen

Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke (IN/PHOTO: IST)
Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke (IN/PHOTO: IST)

MERAUKE, INFONews.ID – Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke mencatat kinerja positif pada Semester I 2026. Total arus peti kemas yang dilayani mencapai 27.523 TEUs, meningkat 11,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebanyak 24.698 TEUs.

Peningkatan ini menunjukkan pelayanan operasional terminal yang tetap terjaga dan semakin mendukung kelancaran logistik di wilayah Papua Selatan.

Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang masif di Indonesia Timur.

“Lonjakan arus barang ini juga didorong oleh tingginya permintaan bahan material untuk mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berlangsung, khususnya di kawasan Papua Selatan,” ungkap Rasul.

Ia menambahkan bahwa peningkatan volume ini merupakan hasil komitmen perusahaan dalam menjaga efisiensi operasional.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Merauke terus berkembang pesat. Kami memandang capaian ini merupakan indikator bahwa kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan kami terus terjaga. Ke depan, kami akan terus melakukan optimalisasi operasional dan pemanfaatan peralatan secara maksimal,” tegasnya.

Waktu Singgah Kapal Lebih Cepat

Meski volume layanan meningkat, TPK Merauke berhasil menjaga kualitas pelayanan. Penambahan peralatan bongkar muat dan optimalisasi operasional terbukti efektif memangkas waktu singgah kapal (port stay time).

Kepala Operasi PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Tony Bijaksono, mengakui manfaat nyata dari peralatan baru tersebut.

“Pada Semester I Tahun 2026, kami memang melihat adanya lonjakan muatan yang berdampak pada semakin padatnya aktivitas lapangan dan antrian kapal. Namun, kehadiran peralatan operasional baru dari Pelindo sangat membantu kelancaran di area depo maupun saat bongkar muat. Port stay time yang sebelumnya berkisar 55 jam kini berhasil ditekan menjadi sekitar 47 jam. Proses pelayanan kini menjadi jauh lebih cepat, aman, dan efisien,” papar Tony.

Sinergi antara TPK Merauke, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci keberhasilan ini. Ke depan, PT Pelindo Terminal Petikemas akan terus meningkatkan kompetensi SDM, memodernisasi infrastruktur, serta memperkuat kolaborasi dengan pengguna jasa untuk mempertahankan tren positif dan mendukung pertumbuhan ekonomi Papua Selatan. (*)

 

Editor : Tudji Martudji