SIDOARJO - Bandara Internasional Juanda berkolaborasi dengan PT Blue Bird Tbk dengan menghadirkan layanan e-Bluebird, sebagai taksi listrik pertama yang beroperasi di Bandara Internasional Juanda. Pada tahap awal, sebanyak 50 unit kendaraan listrik disiapkan untuk melayani mobilitas pengguna jasa bandara.
Kehadiran layanan ini sejalan dengan arahan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia terkait program Eco Airport, yang menitikberatkan pada pengelolaan limbah serta pengurangan emisi di lingkungan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.
General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pengoperasian e-Bluebird sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi ramah lingkungan di kawasan bandara.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung kehadiran e-Bluebird sebagai taksi listrik pertama di Bandara Internasional Juanda. Ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendukung pengurangan polusi udara, emisi gas rumah kaca, ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, serta polusi suara, khususnya di lingkungan bandara,” ujar Tohir.
Menurut Tohir, inisiatif ini juga sejalan dengan visi dan misi InJourney Airports dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan, terutama pada aspek keberlanjutan lingkungan (environment sustainability).
“Bandara tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi udara, tetapi juga memiliki tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan. Kehadiran e-Bluebird menjadi bagian dari upaya kami dalam mendorong ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.
Saat ini, Bandara Internasional Juanda didukung berbagai moda transportasi umum, terdiri atas 43 unit bus, 375 unit taksi, 190 unit kendaraan sewa (rent car), 143 unit taksi daring, serta 57 unit layanan antar-jemput. Dengan tambahan 50 unit taksi listrik e-Bluebird, pilihan transportasi bagi pengguna jasa bandara semakin beragam sekaligus memperkuat komitmen bandara terhadap transportasi berkelanjutan.
Sementara itu, Rito Sudarmawan, General Manager Bluebird Group Surabaya, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga standar layanan Bluebird, termasuk melalui pengoperasian armada e-Bluebird.
“Kami memastikan standar layanan Bluebird tetap terjaga secara konsisten, baik dari sisi armada maupun pengemudi profesional. Menjelang akhir tahun dengan mobilitas yang meningkat, kesiapan layanan menjadi prioritas agar pelanggan merasakan pengalaman perjalanan yang tenang dan nyaman sejak tiba di bandara,” ujarnya.
Untuk mendukung kebutuhan mobilitas selama liburan akhir tahun, Bluebird menghadirkan 50 unit kendaraan listrik BYD E6 yang beroperasi langsung dari Bandara Juanda. Langkah ini menegaskan kesiapan Bluebird dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman sekaligus berkelanjutan.
Selain layanan taksi reguler, Bluebird di Surabaya juga menyediakan layanan hourly service, yang memberikan fleksibilitas bagi pelanggan dalam mengatur durasi penggunaan kendaraan sesuai kebutuhan, tanpa harus berpindah kendaraan di tengah perjalanan.
Kehadiran armada kendaraan listrik ini semakin melengkapi ragam layanan Bluebird Group di Surabaya, yang mencakup layanan taksi, sewa mobil dan bus, serta shuttle antarkota dan antarprovinsi, sesuai kebutuhan perjalanan pelanggan.(sur)
Editor : Alim Kusuma