PKL Ansor University Jatim Resmi Dibuka, Cetak Kader Intelektual Muda NU di Era Digital

Reporter : Eric Setyo Pambudi
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril. INPhoto/Dokumentasi Ansor

LAMONGAN, iNFONews.ID - Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi berbasis keilmuan dengan menggelar Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) Ansor University Jawa Timur.

Acara yang berlangsung di Kampus Universitas Islam Darul ’Ulum (UNISDA) Lamongan pada Kamis, 20 November 2025, dibuka langsung oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril.

Baca juga: Pakar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Gus Yaqut Janggal: Tidak Ada Aturan yang Dilanggar

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, ST., B. Eng M.Sc., ulama, akademisi, pimpinan Banom NU, dan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, yang menunjukkan sinergi lintas organisasi dan pemerintahan yang kuat.

PKL tahun ini mengusung tema "Membentuk Ansor Intelektual: Muda, Berilmu, Beradab," dengan 75 peserta dari berbagai latar belakang intelektual, seperti akademisi, dosen, dan pengelola Ansor University se-Jawa Timur.

Kehadiran peserta dengan latar belakang intelektual ini mempertegas orientasi PKL sebagai ruang kaderisasi berbasis keilmuan dan akademik.

Dalam sambutannya, H. Musaffa Safril menegaskan bahwa Ansor University adalah kanal strategis untuk melahirkan kader yang berilmu, beradab, dan siap berkompetisi di tengah dinamika era digital dan post-truth.

"Ansor University hadir untuk pengembangan intelektual muda NU yang berorientasi pada penguatan nalar, moral, dan etika kepemimpinan. Kader Ansor harus siap menghadapi perubahan zaman tanpa tercerabut dari akar tradisi," tegas H. Musaffa Safril.

Menurut H. Musaffa Safril, PKL ini dirancang secara komprehensif, mencakup pendalaman pemahaman ke-NU-an, literasi kebangsaan, kompetensi vokasional, hingga kecakapan literasi digital yang menjadi kunci di masa depan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari UNISDA, Pemkab Lamongan, dan jajaran Forkopimda.

Baca juga: Fakta di Balik Jeruji Lapas Porong: Banyak Warga Binaan Tak Paham Hak, LBH Ansor Turun Tangan

"Sinergi berbagai pihak sangat penting dalam membentuk generasi Ansor yang berkompeten dan berkomitmen untuk pengabdian kepada umat dan bangsa. Ansor University diproyeksikan menjadi pusat pengembangan kader modern melalui penguatan akademik, vokasi, dan inovasi kepemudaan," imbuhnya.

Ketua Ansor University Jawa Timur, Dr. Abdulloh Hamid, menegaskan bahwa PKL ini merupakan proyek strategis untuk membangun fondasi intelektual kader Ansor di era baru.

"PKL Ansor University kami desain sebagai ruang akselerasi intelektual kader. Peserta tidak hanya belajar menjadi aktivis, tetapi menjadi pemikir muda NU yang mampu membaca zaman, menafsirkan tantangan, dan menawarkan solusi yang beradab," ujar Dr. Hamid.

Ansor University berkomitmen membangun ekosistem kaderisasi modern yang mensinergikan tradisi keilmuan pesantren dengan disiplin akademik dan teknologi.

Baca juga: LBH Ansor Dampingi Kakek Masir, Siapkan 'Amicus Curiae' untuk Ketuk Hati Hakim

Tujuannya jelas: mencetak kader Ansor yang memiliki keunggulan kompetitif di ruang publik, dunia akademik, dan sektor-sektor strategis masa depan, namun tetap berpijak pada nilai-nilai Aswaja an-Nahdliyah.

Melalui PKL ini, GP Ansor Jawa Timur berharap dapat mencetak generasi muda yang siap memimpin perubahan dan membawa organisasi menuju lompatan peradaban baru.

Laporan: Eric Setyo Pambudi

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru