GRESIK, iNFONews.ID – Pengusaha muda asal Situbondo, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, bertekad untuk memberantas praktik penambangan dan penjualan dolomit ilegal yang merugikan negara.
Dengan potensi deposit ratusan juta ton, Gus Lilur siap menjadi satu-satunya pemasok dolomit legal untuk memenuhi kebutuhan Kementerian Pertanian dan sektor lainnya.
Baca juga: Perkuat Ekspor, Barong Grup Bidik Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia
Gus Lilur mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa mayoritas suplai dolomit di seluruh Indonesia, khususnya dari Gresik dan Lamongan, berasal dari tambang ilegal.
Ia menyoroti keberadaan 12 pabrik dolomit di Kecamatan Panceng, Gresik, yang berdiri tanpa memiliki tambang sendiri dan disuplai dari sumber ilegal.
"Gobloknya adalah, saya baru tahu kalau dolomit mahal dan deposit kandungan dolomit saya ratusan juta ton. Saya kebanyakan fokus ngomentari monyet maling kuota haji, jadi lupa ngurus triliunan aset tambang sendiri," ujar Gus Lilur dengan nada geram.
Gus Lilur, yang memiliki 17 blok tambang di Gresik dan konsesi tambang terbanyak di Lamongan, menegaskan bahwa ia adalah "raja tambang" di kedua kabupaten tersebut. Ia berjanji akan fokus mengelola dolomit setelah menyelesaikan urusan suplai benih bening lobster ke Vietnam.
Baca juga: Perkuat Hilirisasi, Barong Grup Siapkan Ekosistem 2.000 Pabrik Rokok UMKM
"Di lapangan tambang, saya berjanji akan fokus mengelola dolomit setelah saya selesaikan urusan suplai benih bening lobster ke Vietnam," tegasnya.
Gus Lilur juga menyayangkan lemahnya pengawasan dari Kementerian Pertanian terkait suplai dolomit. Ia mendesak Polri, Kejaksaan, dan KPK untuk turun tangan menindak praktik ilegal ini.
"Jika penindakan hukum pada suplai dolomit ilegal ini dilakukan Polri, Kejaksaan & KPK, maka saat itulah HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy akan menjadi satu-satunya manusia di Indonesia yang memiliki tambang legal dolomit," ujarnya.
Baca juga: Ekspedisi Pasar Rokok Asia–Australia, Barong Grup Siapkan Pabrik Luar Negeri
Gus Lilur berharap, dengan penegakan hukum yang tegas, ia dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab dan legal.
"Ya Allah, negeriku ini Engkau buat kaya, tapi rakyatnya masih miskin papa, beri hamba kekuatan untuk membawa rakyat Indonesia bahagia melalui pendidikan dan tebalnya keimanan," pungkasnya.
Editor : Alim Kusuma