LPDP di Kampus Berkelas Dunia

infonews.id
Airlangga Forum ke106 yang diselenggarakan pada hari itu mengangkat tema LPDP di Kampus Berkelas Dunia.

INFOnews | Surabaya - Airlangga Forum kembali hadir untuk memberikan informasi yang menarik dan menginspirasi pada Jumat (4/11/2022). Airlangga Forum ke106 yang diselenggarakan pada hari itu  mengangkat tema LPDP di Kampus Berkelas Dunia. Airfor kali ini disiarkan oleh berbagai radio yang bergabung pada Asosiasi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (ALPPL) Jawa Timur.

Pada edisi ke-106 , hadir tiga pembicara yang merupakan mahasiswa di Sekolah Pascasarjana UNAIR, yaitu Farid Asyam AMdIm STrIm yang merupakan mahasiswa program Magister Sains Hukum dan Pembangunan (MSHP) Sekolah Pascasarjana UNAIR, Christian Daniel Mende SE yang merupakan mahasiswa program Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (MPSDM) Sekolah Pascasarjana UNAIR, Enrico B Silangen SH yang merupakan mahasiswa program Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia (MPSDM) Sekolah Pascasarjana UNAIR.

Dalam Airlangga Forum kali ini, narasumber-narasumber menjelaskan mengapa mereka tertarik untuk mengajukan LPDP di Sekolah Pascasarjana UNAIR. Selain itu, para narasumber juga turut menjelaskan bagaimana mereka bisa mendaftar melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di UNAIR.

“Pertama pasti karena beasiswa LPDP merupakan beasiswa yang prestisius sehingga saya merasa sangat tertarik untuk mendaftar. Kenapa Sekolah Pascasarjana UNAIR? Karena program studi yang ditawarkan di Sekolah Pascasarjana UNAIR itu menarik. Hal itu karena program studi yang ditawarkan tidak hanya dalam satu perspektif ilmu,” ujar Enrico.

Selain itu, Farid Asyam menjelaskan apa saja yang mereka terima sebagai penerima beasiswa LPDP.

“Ada banyak yang diberikan oleh LPDP, contohnya biaya yang diberikan bantuan oleh LPDP. Ada banyak tunjangan, seperti tunjangan kedatangan, bulanan, dan lain-lain. Jumlahnya juga berbeda-beda tergantung beasiswanya di dalam atau di luar negeri. Selain secara finansial, kita juga akan mendapatkan persiapan keberangkatan (PK) dengan banyak penerima beasiswa LPDP lainnya, kita mendapat jejaring di situ dan saling berbaur,” jelas Farid.

Melengkapi pendapat Farid, Christian menjelaskan seluk beluk beasiswa LPDP dan jenis-jenis beasiswa yang disediakan oleh LPDP.

“Biasanya, LPDP dibuka dua kali selama setahun. Ada beasiswa reguler, afirmasi, putra-putri Papua, dan lain-lain. Kalau beasiswa reguler contohnya, diperlukan syarat TOEFL ITP sebanyak lima ratus. Namun, beasiswa afirmasi tidak membutuhkan skor TOEFL ITP setinggi itu, bahkan juga bisa menggunakan aplikasi Duolinggo sebagai pengganti tes TOEFL ITP,” ungkap Christian. (Ifn/mad)

Editor : Redaksi

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru