INFOnews.id | NTT - Kegiatan 2nd Asia International Water Week telah dilaksanakan di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur seminggu yang lalu dan PJT I turut hadir mendukung penuh kegiatan dimaksud. Dalam kesempatan tersebut, PJT I ikut serta meramaikan pameran yang diselenggarakan di lokasi acara yakni di Hotel Meruorah.
Perusahaan pengelola sumberdaya air ini mempresentasikan upayanya dalam mendukung pemenuhan SDG's dari sisi pemenuhan target 100% layanan air bersih, baik melalui pengelolaan SPAM maupun suplai air baku ke PDAM di sepanjang wilayah kerjanya.
Baca juga: Jasa Tirta I Raih Predikat Informatif Anugerah KIP 2024
PJT I juga menunjukkan perannya dalam pemenuhan green energy melalui pemenuhan kebutuhan air baku untuk sejumlah PLTA. Dan untuk melengkapi Nexus water-food-energy, PJT I juga menunjukkan perannya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui suplai air irigasi pada 5 Wilayah Sungai yang dikelolanya.
Dukungan lain juga ditunjukkan dengan keterlibatan Manajer Utama Keuangan, Perencanaan dan Manajemen Kinerja PJT I, Bapak Fahmi Hidayat sebagai salah satu narasumber dalam seminar internasional pada rangkaian kegiatan tersebut.
Memaparkan *Smart Solution for Irrigation in Brantas River Basin*, Disampaikan mengenai pengelolaan irigasi secara terencana berbasis teknologi informasi di DAS Brantas yang dilakukan PJT I.
Keterlibatan aktif PJT I dalam perhelatan akbar para pakar Sumber Daya Air se - ASIA ini semakin dalam dengan hadirnya Direktur Utama PJT I, Bapak Raymond Valiant Ruritan sebagai moderator untuk 4 sesi seminar.
Saat itu, dalam Sub-tema seminar yang dikawal oleh beliau antara lain: _Smart Water Solutions for Water Users, Smart Water Solutions for Water Environment, Smart Water Solutions for Water-Related Disaster_ dan _Managing Hydrology and Environmental Flows_.
Dihubungi terpisah Sabtu, 26 Maret 2022, Direktur Utama Perum Jasa Tirta I, Raymond Valiant Ruritan mengatakan bahwa ajang 2nd AIWW merupakan upaya perusahaan untuk terus terhubung dengan berbagai komunitas praktisi dan akademisi di bidang sumber daya air.
Baca juga: Optimalkan Pengelolaan SDA, Jasa Tirta I Kerjasama dengan Kodam I/Bukit Barisan
"Konektifitas perlu terus dijaga, agar Kami dapat terus mengakselerasi bisnis dan mengoptimalkan produk layanan sesuai dengan kondisi ataupun isu global yang saat ini sedang mengemuka." ucap Raymond.
Sebagai contoh bagaimana saat ini dunia sedang mentransformasikan pengelolaan sumber daya air menjadi _smart water management_ dengan mengedepankan peran teknologi informasi.
Raymond juga menyebut bahwa juga merupakan salah satu BUMN yang sangat strategis dalam kaitannya dengan _Nexus Water-Food-Energy_ yang menjadi salah satu opsi untuk menghadapi krisis air yang kian hari semakin mengancam.
Hal ini dilakukan perusahaan melalui penyediaan air baku untuk PLTA, PDAM dan Irigasi maupun secara langsung turut memproduksi energi baru terbarukan dan air bersih melalui PLTM maupun SPAM yang dikelolanya.
Baca juga: Jasa Tirta I Tebar Bibit Ikan dan Tanam Pohon di Waduk Kedungombo
Setiap tahunnya PJT I ikut berperan dalam membangkitkan 6.626 Juta Kwh 'energy hijau'. Kedepannya perusahaan juga akan mengembangkan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung di permukaan waduk yang dikelola oleh PJT I.
Melalui anak perusahaan PT Jasa Tirta Energi perusahaan juga semakin mengembangkan usaha penyediaan energy melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya melalui _Solar Rooftop_.
Pengelolaan air yang kami lakukan juga mendukung program ketahanan pangan terutama di lima (5) WS yang kami kelola melalui pengaturan atas irigasi. Seperti terlihat bahwa dari perhitungan yang kami lakukan setidaknya pada pengelolaan di 5 WS PJT I mendukung tercapainya pemenuhan 9,2 juta ton padi. (inf/rls/red)
Editor : Tudji Martudji