SURABAYA, INFONEWS.ID - Kebutuhan akan tenaga kesehatan yang adaptif dan profesional mendesak sistem pendidikan tinggi untuk terus berinovasi. Merespons tantangan pasar tenaga medis, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) berhasil mengamankan hibah kompetitif Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2026 senilai lebih dari Rp500 juta.
Suntikan dana segar dari pemerintah menyasar tiga program studi krusial: S1 Pendidikan Dokter, S1 Keperawatan, dan S1 Kesehatan Masyarakat. Pendanaan masuk dalam kategori Skema B, jalur kompetitif nasional yang hanya diberikan kepada perguruan tinggi swasta berkapasitas kelembagaan kuat.
Baca juga: Lewat Rumah Sakit dan Pengabdian Warga, UNUSA Diakui Dunia
Fokus utama pendanaan bermuara pada peningkatan daya saing lulusan agar relevan dengan dinamika industri kesehatan modern.
Rektor Unusa Tri Yogi Yuwono menilai pencapaian kali ini sebagai bentuk kepercayaan strategis pemerintah. Sektor kesehatan merupakan tulang punggung ketahanan nasional yang membutuhkan suplai sumber daya manusia tangguh.
"Hibah menjadi momentum penguatan kualitas pembelajaran. Kami memastikan lulusan Unusa tidak sebatas unggul secara akademik, tapi benar-benar kompeten menjawab tuntutan industri dan dinamika layanan kesehatan di lapangan," kata Tri Yogi.
Baca juga: Dipercaya Dunia, UNUSA Ambil Peran Strategis di Forum Health Tourism Global
Ketiga program studi bersiap mengeksekusi dana hibah untuk perombakan mutu pendidikan secara komprehensif. Langkah konkret mencakup pembaruan fasilitas pendukung akademik, inovasi metode belajar, hingga pemanfaatan teknologi digital terapan.
Khusus untuk program kedokteran, optimalisasi rumah sakit pendidikan yang terintegrasi menjadi fokus utama demi mengasah insting klinis calon dokter. Sementara itu, mahasiswa keperawatan dan kesehatan masyarakat akan mendapatkan porsi pembelajaran berbasis praktik serta riset yang lebih mendalam.
Langkah strategis kampus selaras dengan peta jalan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada pilar jaminan kehidupan sehat dan pemerataan pendidikan bermutu.
Dengan amunisi pendanaan baru, Unusa kian memantapkan posisi sebagai institusi pencetak tenaga medis yang siap bertarung di lanskap kesehatan global.
Editor : Alim Kusuma