PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) secara serentak di Hotel Shangri-La Surabaya, Sabtu (20/12/2025). Agenda konsolidasi lima tahunan tersebut dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Momentum Konferda-Konfercab partai tersebut dikatakan menjadi forum internal partai untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus penataan kepengurusan, baik di tingkat DPD provinsi maupun DPC kabupaten/kota.
Hasto hadir bersama jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan, di antaranya Djarot Saiful Hidayat, Sadarestuwati, Abdullah Azwar Anas, serta Sri Rahayu. Turut pula hadir pengurus DPD dan DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, serta kepala daerah yang merupakan kader partai berlambang kepala banteng.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengatakan, Konferda-Konfercab bukan momentum perpisahan antarkader, melainkan penguatan ikatan sebagai satu keluarga besar partai.
Said Abdullah yang juga anggota DPR Ri ini menegaskan bahwa setiap keputusan partai hanya dapat lahir melalui solidaritas dan kebersamaan kader. Said Abdullah menekankan bahwa kekuatan PDI Perjuangan berakar pada ideologi Pancasila serta ajaran Bung Karno dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Said mengingatkan seluruh kader agar tidak terjebak kepentingan personal maupun politik pragmatis jangka pendek yang dapat merugikan nama baik partai.
“Cita-cita besar partai jangan dicabik-cabik oleh kepentingan sesaat,” tegas Said Abdullah.
Ditambahkan, bahwa Konferda-Konfercab serentak menjadi tonggak penting dan akan semakin mengokohkan soliditas PDI Perjuangan Jawa Timur.
“Saya yakin kita bisa membuktikan hal itu karena kita berproses bukan dari dari kemarin sore, kita ditempa oleh sejarah yang panjang, punya ikatan yang kuat, dan menempatkan ukuran-ukuran tindakan politik kita kepada pengabdian, kepada partai secara tulus dan ikhlas,” urainya.
Selain sebagai ajang konsolidasi, juga menjadi forum pertanggungjawaban pengurus dan evaluasi untuk kemajuan partai.
Dijelaskan, pengurus DPD dan DPC menyampaikan laporan organisasi, program, aset, serta keuangan partai sebagai bagian dari mekanisme internal yang telah dibudayakan PDI Perjuangan.
“Pada saat yang sama, konferda dan konfercab PDI Perjuangan ini sebagai cara kita mengonstitusionalkan program-program partai dari pusat hingga anak-anak ranting kita, Dengan program-program yang berproses dan demokratis, namun disusun dengan sandaran teknokratis,” tegasnya.
Pihaknya juga mengaku optimis bahwa program dari PDI Perjuangan di Jatim benar-benar mampu dan bisa menjawab permasalahan struktural yang dihadapi rakyat kita,” lanjutnya.
Untuk kepentingan eksternal, Said menambahkan, Konferda dan Konfercab juga akan merumuskan sikap politik partai sebagai respons atas isu-isu aktual dan strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak serta masa depan rakyat Jawa Timur.
“Sikap politik wajib kita perjuangkan dan dilaksanakan bersama seluruh kader di Jawa Timur secara bergotong-royong sebagai karakter partai kita,” pungkas ketua Banggar DPR RI ini. (*)
Editor : Tudji Martudji