Senin, 16 Feb 2026 02:39 WIB

Buka Pelayanan Adminduk Malam Hari

Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya buka layanan Adminduk malam hari, di Balai RW (Foto: IN/aji)
Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya buka layanan Adminduk malam hari, di Balai RW (Foto: IN/aji)

INFOnews.id | Surabaya - Ini bentuk pelayanan maksimal untuk warganya yang dilakukan oleh Kelurahan Wonorejo, Rungkut, Surabaya.

Betapa tidak, layanan yang biasanya dilakukan siang hari, di Wonorejo ini warga bisa menikmati layanan pada malam hari. Ini merupakan upaya untuk memberikan kemudahan bagi warga dalam mengurus Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Lurah Wonorejo, Ari Handini menyebutnya 'pelayanan jemput bola' dengan membuka layanan di Balai RW 10, di Rumah Susun (Rusun) Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

"Pelayanan jemput bola bagi warga ini adalah untuk mendekatkan diri kepada warga," kata Lurah Wonorejo Ari Hardini, ditemui kemarin.

Lanjut Ari Handini, digelarnya pelayanan malam dengan jemput bola tersebut, warga dapat terlayani segala bentuk kebutuhan administrasi kependudukannya.

"Pelayanan malam yang kita lakukan dengan turun ke bawah ini setidaknya dapat melayani warga seperti pelayanan administrasi, dan konsultasi masalah apapun yang ada di pelayanan kelurahan ini dapat tersampaikan di pelayanan Balai RW," terangnya.

Dengan pelayanan malam, diharapkan masyarakat dapat memahami Adminduk meskipun mereka tidak ke kantor kelurahan. Namun, juga dapat menggunakan Aplikasi Adminduk di tempat tersebut.

"Kami akan mengenalkan aplikasi tentang e-klampid dan memberikan pelatihan untuk menggunakan aplikasi ini, sehingga tanpa harus ke kelurahan mereka dapat mengoperasikan aplikasi e-klampid di rumah," terangnya.

Suni salah seorang warga RW 10 Kelurahan Wonorejo pun mengaku senang dengan adanya pelayanan malam ini. Layanan jemput bola itu dirasakan sangat membantu dan memudahkan.

"Senang sekali karena dekat dari rumah dan tidak ribet untuk mengurus pelayanan administrasi kependudukan," ungkapnya. (inf/aji/red)

Editor : Tudji Martudji