Selasa, 06 Okt 2026 12:11 WIB

Pasar Murah HUT Jatim ke-81: Khofifah Bagikan Bantuan Pangan dan Hadiah di Mojokerto serta Blitar

Pasar Murah digelar di Blitar, menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur (IN/PHOTO: HUMAS)
Pasar Murah digelar di Blitar, menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur (IN/PHOTO: HUMAS)

BLITAR, INFONews.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (4/10), dan di Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, pada Senin (5/10/2026). Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, rangkaian kegiatan menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur itu dilengkapi pembagian bantuan pangan dan hadiah bagi warga.

Di Mojokerto, Pasar Murah ke-158 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur berlangsung di halaman Kantor Kepala Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, pada Minggu sore. Ini merupakan gelaran kedua dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Malang.

Gubernur Khofifah membagikan beras kemasan lima kilogram dan telur ayam kepada masyarakat. Ia juga menyiapkan sepuluh hadiah undian berupa lima kipas angin dan lima kompor gas untuk menambah kegembiraan warga yang hadir.

“Khusus di bulan Oktober ini kita seiringkan dengan HUT Pemprov yang ke-81 sehingga tadi misalnya menyiapkan doorprize. Harapannya kita membangun bahagia gembira bersama,” ujar Khofifah.

Sehari berselang, Pasar Murah digelar di Lapangan SDN Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, mulai pukul 14.00 WIB. Di lokasi itu, Khofifah membagikan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan lima kilogram kepada warga lanjut usia. Ia juga membeli produk UMKM untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Bersama Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, Khofifah mengundi hadiah bagi pengunjung, antara lain kipas angin dan kompor gas.

Menurut Khofifah, kedua kegiatan tersebut menjadi cara pemerintah mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika harga. Pasar Murah juga memberi ruang bagi produk UMKM setempat untuk dikenal lebih luas.

“Kita ingin mendekatkan penjangkauan kepada konsumen. Sehingga lewat Pasar Murah ini kita mencoba menyapa lebih merata daerah-daerah yang ada di Jawa Timur ini,” katanya.

Gubernur menekankan, peringatan Hari Jadi Jawa Timur perlu diwujudkan melalui kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Hal itu sejalan dengan tema peringatan tahun ini, “Jawa Timur Unggul, Maju, dan Berkelanjutan”.

“Ini berarti kita harus berbenah di semua sektor, termasuk pengendalian ekonomi dan menjaga stabilitas masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan memerlukan kerja sama pemerintah daerah, Bulog, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat. Pemprov Jatim akan terus berupaya menjangkau berbagai wilayah melalui kegiatan yang menjawab kebutuhan warga.

Harga komoditas di kedua lokasi

Pasar Murah di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Beras premium dijual Rp14.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000 per kilogram. Minyak goreng tersedia Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.

Komoditas lainnya meliputi bawang putih dan bawang merah masing-masing Rp6.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.

Harga serupa berlaku di Pasar Murah Kademangan, Kabupaten Blitar. Beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam ras Rp20.000 per kemasan, dan daging ayam ras Rp32.000 per kemasan. Bawang putih dan bawang merah dijual Rp6.000 per 250 gram, sedangkan paket cabai Rp5.000 per 200 gram.

Warga merasa senang

Salah seorang warga Desa Ngrowo, Kabupaten Mojokerto, Diah (31), mengaku senang dengan pelaksanaan Pasar Murah di lingkungan tempat tinggalnya. Ia datang bersama anaknya untuk membeli kebutuhan pokok, tetapi tidak menyangka juga membawa pulang hadiah berupa kipas angin.

“Alhamdulillah senang sekali. Tidak menyangka, mau belanja tetapi pulang membawa kipas angin. Matur nuwun Ibu Khofifah,” ucap Diah.

Ia berharap kegiatan serupa dapat lebih sering digelar agar masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Semoga Pasar Murah seperti ini bisa sering-sering ada. Sukses selalu untuk Jawa Timur,” pungkasnya.

Editor : Tudji Martudji