Selasa, 21 Jul 2026 04:59 WIB

XLSMART Perkuat Jaringan 5G di Jawa Timur, Kini Jangkau 8 Daerah

Regional Group Head XLSMART Area Jawa Timur, Dodik Ariyanto, bersama jajaran di Surabaya. INPhoto/Ali Masduki
Regional Group Head XLSMART Area Jawa Timur, Dodik Ariyanto, bersama jajaran di Surabaya. INPhoto/Ali Masduki

SURABAYA, INFONEWS.ID - XLSMART memperkuat infrastruktur telekomunikasi di Jawa Timur dengan memperluas implementasi 5G Blanket Coverage di delapan kota dan kabupaten. Langkah tersebut dilakukan untuk menghadirkan konektivitas yang lebih cepat dan stabil sekaligus menopang percepatan transformasi digital di salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Penguatan jaringan dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan digital masyarakat dan pelaku usaha. Saat ini jaringan XLSMART di Jawa Timur ditopang lebih dari 29.000 base transceiver station (BTS), dengan mayoritas merupakan BTS 4G, termasuk sekitar 2.100 BTS 5G yang telah melayani seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

Regional Group Head XLSMART Area Jawa Timur, Dodik Ariyanto, mengatakan Jawa Timur menjadi salah satu wilayah strategis bagi perusahaan karena permintaan terhadap layanan digital terus bertumbuh.

"Kami terus meningkatkan kualitas jaringan dan memperluas implementasi 5G Blanket Coverage agar pelanggan dapat menikmati pengalaman internet yang semakin cepat, stabil, dan konsisten. Investasi ini tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tetapi juga mendukung masyarakat dan dunia usaha agar semakin produktif di era digital," ujar Dodik.

Data perusahaan menunjukkan trafik layanan data di Jawa Timur meningkat 6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Rata-rata konsumsi data pelanggan kini mencapai 25 GB per bulan.

Kenaikan penggunaan data dipicu semakin tingginya aktivitas digital, mulai dari layanan streaming, konferensi video, gim daring, media sosial, transaksi digital hingga pemanfaatan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Untuk menjaga kualitas layanan di tengah lonjakan kebutuhan tersebut, XLSMART melakukan modernisasi infrastruktur serta meningkatkan kapasitas jaringan di berbagai wilayah.

Perluasan 5G Blanket Coverage kini telah menjangkau delapan daerah, yakni Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan, Gresik, Pamekasan, Sampang, Sidoarjo, Sumenep, dan Tuban.

Surabaya menjadi kota pertama yang menikmati implementasi 5G Blanket Coverage. Keberhasilan pengembangan di ibu kota Jawa Timur itu kemudian menjadi pijakan perusahaan untuk memperluas layanan ke wilayah lain.

Kehadiran jaringan yang lebih merata diharapkan mampu meningkatkan pengalaman pelanggan dalam mengakses berbagai layanan digital, seperti menonton video beresolusi tinggi, bermain gim daring, mengikuti rapat maupun kelas virtual, hingga mengunggah dan mengunduh dokumen berukuran besar dengan lebih cepat.

Penguatan jaringan juga ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi digital. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai dapat memanfaatkan konektivitas yang lebih andal untuk melayani transaksi daring, menerima pembayaran digital, memperluas pemasaran melalui media sosial maupun marketplace, serta menjangkau pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, perusahaan dapat mengoptimalkan kolaborasi melalui layanan konferensi video, memanfaatkan komputasi awan (cloud), menjalankan transaksi secara real time, hingga meningkatkan efisiensi operasional berbasis teknologi.

Head of Regional Technical Network XLSMART, Moch. Irwan Harahap, mengatakan kualitas jaringan yang baik memiliki dampak lebih luas daripada sekadar menghadirkan akses internet berkecepatan tinggi.

"Konektivitas yang berkualitas membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, berkreasi, dan mengembangkan usaha. Karena itu kami akan terus meningkatkan kualitas jaringan serta memperluas implementasi 5G Blanket Coverage agar manfaat teknologi digital dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat Jawa Timur," katanya.

Ke depan, XLSMART menyatakan akan terus menambah kapasitas jaringan, memperluas cakupan layanan 5G Blanket Coverage, serta menghadirkan berbagai inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Strategi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat posisi sebagai penyedia layanan telekomunikasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Timur.

Editor : Alim Kusuma