Selasa, 21 Jul 2026 05:02 WIB

Rayakan Hari Anak Nasional, GIK Hadirkan Pentas Seni Edukatif

Pertunjukan Fantasy Land oleh Regina Art. INPhoto/Galeri Indonesia Kaya
Pertunjukan Fantasy Land oleh Regina Art. INPhoto/Galeri Indonesia Kaya

JAKARTA, INFONEWS.ID - Peringatan Hari Anak Nasional setiap 23 Juli kerap menjadi momentum untuk kembali mendekatkan anak-anak pada akar budayanya. Merespons hal itu, Galeri Indonesia Kaya mengubah ruang publiknya menjadi panggung eksplorasi seni dan budaya gratis bagi keluarga sepanjang bulan ini.

Program bertajuk Ruang Kreatif Liburan Anak sengaja dirancang bukan sekadar sebagai tontonan. Rangkaian acara memfasilitasi anak-anak untuk terjun langsung mencicipi ragam kesenian Nusantara.

Program Director Galeri Indonesia Kaya, Renitasari Adrian, menyebut setiap anak berhak mendapat ruang berekspresi guna mengenali jati dirinya. Ia meyakini interaksi langsung dengan seni dapat menumbuhkan kecintaan pada budaya secara natural.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman edukatif sekaligus menghibur. Keterlibatan langsung dalam proses berkesenian akan menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka," ujar Renitasari.

Rangkaian perayaan sudah bergulir sejak awal Juli. Isu-isu penting seperti perundungan dikemas apik melalui Musikal Nara si Putri Angsa. Ada pula petualangan imajinatif Fantasy Land yang sukses menyedot perhatian keluarga pada akhir pekan lalu (18/7).

Bagi generasi yang rindu akan lagu anak-anak, panggung Makemory #SaveLaguAnak sempat mengobati kerinduan publik. Mantan penyanyi cilik Tasya Kamila yang turut meramaikan panggung menilai lagu anak memegang peran vital dalam membentuk nilai positif sejak dini.

Tasya bercerita bagaimana putranya, Arrasya, spontan maju ke panggung saat lagu-lagu dilantunkan. Momen sederhana itu membuktikan karya klasik tetap relevan jika dikemas menyenangkan.

"Semoga semakin banyak anak Indonesia yang tumbuh bersama lagu-lagu yang memang diciptakan khusus untuk dunia mereka," kata Tasya.

Kemeriahan belum berakhir. Menjelang puncak perayaan, Galeri Indonesia Kaya bersiap mementaskan Pertunjukan Musikal Ibu Sud: Nada Anak Nusantara pada 25 Juli mendatang.

Pentas berdurasi 60 menit akan menampilkan Sita Nursanti sebagai mendiang Ibu Sud. Bersama Ria Enes dan boneka Suzan, penonton akan diajak bernostalgia lewat tembang legendaris seperti Naik Delman hingga Burung Kutilang.

Eksplorasi budaya juga menyentuh aspek keterampilan tangan. Sejumlah lokakarya seperti pembuatan wayang suket, diorama papercraft, hingga kelas akting telah tuntas digelar.

Tidak hanya menyasar anak-anak, ruang kreatif turut membuka kesempatan bagi kelompok usia 15–40 tahun melalui Kelas Singkat Pemula: Musikal Payung Fantasi pada 26–30 Juli. Kelas intensif ini membedah proses produksi teater musikal dari nol dengan mengangkat kisah maestro Ismail Marzuki.

Seluruh rangkaian acara dan lokakarya tidak memungut biaya sepeser pun. Masyarakat yang tertarik bergabung cukup mengamankan kursi dengan melakukan reservasi melalui situs resmi IndonesiaKaya.com.

Editor : Alim Kusuma