Temu Kenal Yayasan D'Mart Tithiek Tenger dan Tim YouTuber Jo Panda Bahas Proyek Film Inspiratif tentang Difabel

Reporter : Tudji Martudji
Pertemuan pengurus Yayasan D'Mart Tithiek Tenger dengan tim kreatif YouTuber Jo Panda di Lobby Gedung DPRD Kota Malang (IN/PHOTO: IST)

MALANG, INFONews.ID – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pertemuan antara pengurus Yayasan D'Mart Tithiek Tenger dengan tim kreatif YouTuber Jo Panda yang dipimpin Jordan. Pertemuan yang digelar di Lobby Lantai 1 Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (16/7/2026), ini menjadi langkah awal kolaborasi untuk menggarap proyek film bertema kehidupan penyandang disabilitas.

Yayasan D'Mart Tithiek Tenger, yang selama ini aktif memberdayakan anak berkebutuhan khusus, menyambut baik inisiatif tersebut. Dalam diskusi yang akrab, kedua belah pihak bertukar gagasan mengenai konsep film yang diharapkan mampu mengangkat kisah perjuangan, semangat, dan potensi para penyandang disabilitas. Tujuannya tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas serta menumbuhkan kepedulian dan penerimaan terhadap kelompok difabel.

Pertemuan ini dihadiri langsung oleh talenta difabel binaan yayasan, yaitu Dimas (bisu tuli), Dwi (autis), Aryasatya (down syndrome), Dzaky (down syndrome), Agam (down syndrome), Zahria (tunagrahita), dan Marcel (tunadaksa). Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa setiap individu memiliki kemampuan dan potensi yang layak diapresiasi. Orang tua pendamping juga turut hadir, memberikan dukungan penuh dan menciptakan suasana kekeluargaan yang kental sepanjang acara.

Sebagai bagian dari kegiatan, masing-masing anak mendapat kesempatan menampilkan bakat mereka melalui pertunjukan singkat. Beragam penampilan yang ditunjukkan berhasil memukau seluruh peserta dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi.

Tim Jo Panda mengaku terkesan dengan antusiasme, kemampuan, serta kepercayaan diri para talenta difabel. Mereka berharap proses pembuatan film nantinya dapat melibatkan para peserta secara aktif, sehingga karya yang dihasilkan benar-benar menyampaikan pesan kesetaraan, keberanian, dan harapan bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Melalui pertemuan ini, Yayasan D'Mart Tithiek Tenger menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak. Diharapkan proyek film ini dapat menjadi media edukasi sekaligus inspirasi yang mendorong terciptanya lingkungan yang lebih inklusif, ramah difabel, dan menghargai keberagaman kemampuan setiap individu. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru