JAKARTA, iNFONews.ID - Deputi Bidang Sistem dan Strategi (Deputi 1) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati, mewakili Kepala BNPB menghadiri Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
RTM yang dipimpin Menko PMK ini sekaligus jadi forum koordinasi lintas kementerian/lembaga guna mempersiapkan penyelenggaraan hari raya dan libur Idul Fitri, berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Sejumlah langkah yang akan dilakukan BNPB bersama pemerintah daerah khususnya BPBD yang memiliki potensi ancaman bencana baik itu hidrometeorologi maupun geologi. Antara lain dengan pemanfaatan platform InaRISK dan menyiapkan peta jalur mudik aman bencana, kemudian menerbitkan surat edaran bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dengan rencana membuat operasi dan gelar peralatan dan mempersiapkan operasi modifikasi cuaca apabila diperlukan," ujar Raditya Jati.
Selain itu, bersama pemerintah daerah, BNPB akan menerjunkan tim yang dikomandoi oleh pejabat setingkat eselon satu, untuk turut melakukan pemantauan di lokasi yang diprediksi terjadi lonjakan aktivitas masyarakat seperti di rest area, terminal, pelabuhan, bandara, hingga tempat wisata.
Langkah tersebut rutin dilakukan BNPB setiap periode libur lebaran, untuk meminimalisir risiko bencana dan sebagai antisipasi serta tersedianya petugas untuk merespon cepat apabila terjadi bencana pada masa libur lebaran. Mengingat diprediksi sedikitnya 100 juta masyarakat akan terjadi melakukan mobilisasi dan menikmati libur dengan pulang ke kampung halaman dan berlibur bersama keluarga.
BNPB mengimbau bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada musim lebaran nanti, agar senantiasa memantau prakiraan cuaca yang dikeluarkan pihak berwenang, kemudian mempelajari dan memahami jalur evakuasi saat berada dalam perjalanan ataupun ketika berada di lokasi tujuan, terakhir memastikan kondisi kendaraan dan kesehatan keluarga dalam kondisi yang sehat.
Turut hadir dalam rapat ini Agus Riyanto, S.T., M.M. selaku Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB. (*)
Editor : Tudji Martudji