Bunda Misih Punya Program, Membangun tanpa Menggusur

infonews.id
Cawali Ngatimisih di lokasi pembebasan lahan untuk proyek Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT). Tonggak berwarna Kuning hitam itu adalah tanda batas yang kena pembebasan lahan konvensional

Surabaya- Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya, Hj.Ngatmisih, SH, Mhum menegaskan, dirinya siap untuk memimpin Surabaya usai Tri Rismaharini lengser tahun depan.

Sebagai konsekuensinya, Ngatmisih memiliki program-program andalan yang siap diaplikasikan jika dia terpilih nanti. “Tentu saja, semua demi kesejahteraan warga Surabaya,” tukas mantan Kepala BPN Bangkalan ini.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Misih ini, dikenal memiliki solusi yang tepat untuk memecahkan permasalahan Surat Ijo di Surabaya. Ia sadar, selama ini, para walikota Surabaya selalu menjanjikan penyelesaian Surat Ijo saat kampanye. “Tapi tak ada yang terealisasi kan?,” tukas Ketua Konsultan Pertanahan Arek Suroboyo ini.

Untuk itu, Bunda Misih yakin kalau dirinyalah yang mampu. “Sebagai mantan Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional), saya optimis bisa menyelesaikan masalah ini. Dilihat dulu asal usul tanahnya, dari situ bisa diformulasikan solusinya,” ucap Ngatmisih percaya diri.

Ia menambahkan, di samping penuntasan Surata Ijo, dirinya punya program gacoan ‘Membangun tanpa Menggusur. “Membangun tanpa menggusur adalah model pembangunan sudah ada sejak tahun1991 tetapi mayoritas belum pernah dijalankan. Padahal penggusuran selalu membuat masyarakat menderita,”kata Bunda Misih lagi.

"Karena setelah pembangunan, yang tergusur tidak ikut merasakan hasil pembangunan. Seperti nilai tanah semakin naik bisa sampai 10 kali lipat," pungkasnya.

Editor : Redaksi

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru