Senin, 13 Jul 2026 21:06 WIB

Cetak Pelaut Tangguh Masa Depan, Pelindo Marine Bekali Ratusan Kadet Lewat Program Praktik Laut

Pelindo Marine bekali ratusan kadet program praktik laut (IN/PHOTO: HUMAS)
Pelindo Marine bekali ratusan kadet program praktik laut (IN/PHOTO: HUMAS)

SURABAYA, INFONews.ID - PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Shipyard & Dredging (MEPS), menggelar pembekalan keselamatan kerja bagi kadet atau taruna pelayaran secara daring pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program praktik laut yang memberikan kesempatan kepada calon pelaut untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di atas Kapal Tunda dan Kapal Pandu yang beroperasi di 55 wilayah kerja Pelindo Marine, mulai dari Malahayati hingga Merauke. Pembekalan ini bertujuan untuk memastikan para kadet memahami aspek keselamatan kerja (safety), budaya kerja, serta standar operasional sebelum ditempatkan di atas kapal.

Pembinaan kadet di lingkungan Pelindo Marine ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan maritim yang berkesinambungan. Dalam 1 tahun terakhir, Pelindo Marine telah menerima dan meluluskan 195 kadet dari puluhan sekolah kemaritiman di seluruh Indonesia. Lia Indi Agustiana, Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Pelindo Marine Service menjelaskan bahwa Pelindo Marine sebagai perusahaan penyedia jasa layanan marine turut serta dalam pengembangan berkelanjutan untuk mencetak generasi pelaut tangguh masa depan. “Pelaut merupakan garda terdepan operasional logistik dan keselamatan pelayaran. Kami terbuka untuk memfasilitasi proses belajar adik-adik kadet sehingga bisa mencapai cita-citanya sebagai pelaut yang baik dan andal di masa depan.” jelas Lia.

Sementara itu pada kesempatan pembekalan dan safety briefing, Dhani Wijaya Sakti, Manajer Sistem Manajemen dan K3L PT Pelindo Marine Service menjelaskan pentingnya disiplin keselamatan dan kesehatan kerja (K3) kepada para kadet sebagai bekal budaya keselamatan sejak dini. “Ada beragam potensi bahaya di atas kapal, sehingga penting untuk menerapkan kedisiplinan prosedur dan kesadaran K3 untuk mencegah kecelakaan kerja. Selain itu, kami juga mendorong partisipasi aktif kadet dalam kegiatan safety drill untuk melatih keandalan penanganan risiko.” jelasnya. “Alat Pelindung Diri (APD) wajib dikenakan sesuai aturan keselamatan. Jangan lupa dengan risiko ‘TER’. Ter-potong, Ter-bakar, Ter-tusuk.” tegas Dhani.

Dukungan atas pembelajaran kadet salah satunya dilaksanakan di kapal tunda Pelindo Marine, KT. BIMA 315 yang beroperasi di Tanjung Perak, Surabaya. Nakhoda KT. BIMA 315, Galuh Putranto menjelaskan, bahwa kru kapal secara aktif mendukung proses pembelajaran kadet dengan pengaturan waktu dan kompetensi sesuai formasi kru. “Selama proses magang, para kru aktif dan menyambut baik hadirnya kadet yang ingin belajar di kapal kami. Kami memperkenalkan budaya kerja, peralatan navigasi, hingga permesinan kapal sehingga kadet memiliki wawasan tentang operasional secara menyeluruh, mengisi gap antara pelajaran di sekolah dan praktik di lapangan” jelas Galuh.

Ia juga menambahkan bahwa selama proses belajar, prinsip keselamatan dan kesehatan kerja tak luput dari perhatian untuk membangun budaya kerja yang profesional dan berstandar keselamatan. “Kru kapal kami juga tak segan untuk saling mengingatkan dan menegur bila ada hal yang kurang aman, safety first.” tambahnya.

Arga, kadet dari SMK Negeri 1 Tarano di Sumbawa membagikan pengalamannya selama menjadi kadet bersama kru kapal tunda KT. BIMA 315.

“Banyak hal baru yang saya pelajari dari praktik kerja di sini. Selalu ada tantangan, wawasan, serta pengalaman berkesan yang menjadi pembelajaran bagi saya agar menjadi pelaut yang baik nantinya," ujar Arga.

“Salah satu pengalaman yang berkesan adalah saat saya hampir terpeleset karena terlalu bersemangat, kemudian ditegur oleh kru supaya lebih sadar akan lingkungan dan potensi bahaya agar saat bekerja tetap selamat.” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Tarano, Drs. Andi Fausih A.R., memberikan apresiasi atas program praktik laut yang diselenggarakan Pelindo Marine dan berharap kerja sama ini dapat berlanjut hingga periode-periode mendatang.

“Jika dilihat dari Kota Surabaya, sekolah kami berada jauh di Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB. Kami sangat mendorong anak didik kami untuk melakukan pengayaan wawasan maritim dengan mencari pengalaman ke luar daerah sekaligus menempa kedisplinan, ilmu, dan adaptabilitas untuk melatih kesiapan menghadapi dinamika dan luasnya dunia maritim. Kami harap kerja sama ini bisa berlanjut untuk adik-adik Arga dari SMKN 1 Tarano berikutnya, dan Pelindo Marine selalu membuka pintunya untuk berkolaborasi dengan dunia pendidikan,” ujarnya.

Pelindo Marine mendukung proses pendidikan maritim, termasuk untuk para kadet yang menjalani praktik kerja lapangan. Pendampingan dan mentorship yang diberikan menjadi sarana untuk memfasilitasi pengembangan kompetensi, karakter, dan profesionalisme kadet sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Menyiapkan talenta maritim muda sebagai calon pelaut yang tangguh, andal, dan siap menghadapi tantangan di industri maritim masa depan. (*)

Editor : Tudji Martudji