Selasa, 19 Mei 2026 12:19 WIB

PPIH Embarkasi Surabaya: Per 18 Mei, Sebanyak 38.690 Jamaah dan Petugas Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam (IN/PHOTO: DOK)
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam (IN/PHOTO: DOK)

SURABAYA, iNFONews.ID - Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa proses pemberangkatan jamaah terus berjalan sesuai jadwal dengan dukungan koordinasi lintas sektor.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 18 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, sebanyak 38.690 jamaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau mencapai 88 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji 1447 H/2026 M.

“Alhamdulillah, operasional pemberangkatan jamaah haji Embarkasi Surabaya hingga saat ini berjalan lancar dan tertib. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar jamaah dapat berangkat menuju Tanah Suci dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan operasional, tercatat sebanyak 162 mutasi keluar yang memengaruhi komposisi manifest keberangkatan jamaah. Mutasi keluar tersebut terdiri atas 1 jamaah sakit di daerah, 36 jamaah sakit di Rumah Sakit Haji, 2 jamaah hamil di asrama haji, 18 pendamping jamaah, 1 jamaah wafat di daerah, 37 jamaah tunda dari daerah, 3 jamaah tunda Mecca Route, 37 praman kosong, 2 jamaah sakit di perjalanan, 2 perpindahan nomor urut, serta 23 perpindahan kloter.

PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat sebanyak 92 mutasi masuk yang terdiri atas 32 jamaah dari daftar belum berkloter dan 60 jamaah dari kloter lain yang dialihkan untuk mengisi kursi kosong. Dengan mekanisme tersebut, jumlah open seat hingga saat ini tercatat sebanyak 70 kursi.

“PPIH terus melakukan optimalisasi pengisian kursi kosong agar kapasitas penerbangan tetap maksimal dan pemberangkatan jamaah berjalan efektif,” tambah Mohammad As’adul Anam.

Tercatat sebanyak 162 mutasi keluar yang memengaruhi komposisi manifest keberangkatan jamaah. Mutasi keluar tersebut terdiri atas 1 jamaah sakit di daerah, 36 jamaah sakit di Rumah Sakit Haji, 2 jamaah hamil di asrama haji, 18 pendamping jamaah, 1 jamaah wafat di daerah, 37 jamaah tunda dari daerah, 3 jamaah tunda Mecca Route, 37 praman kosong, 2 jamaah sakit di perjalanan, 2 perpindahan nomor urut, serta 23 perpindahan kloter.

Sebanyak 92 mutasi masuk yang terdiri atas 32 jamaah dari daftar belum berkloter dan 60 jamaah dari kloter lain yang dialihkan untuk mengisi kursi kosong. Dengan mekanisme tersebut, jumlah open seat hingga saat ini tercatat sebanyak 70 kursi.

PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 12 jamaah wafat, terdiri atas 11 jamaah wafat di Arab Saudi dan 1 jamaah wafat di embarkasi.

 

Berikut jamaah wafat di Arab Saudi:

1. Kamariyah Dul Tayib (85 tahun), Kloter 8 Kabupaten Pasuruan.

2. Abd Wachid (71 tahun), Kloter 7 Kabupaten Pasuruan.

3. Fajar Puja Sasmita (53 tahun), Kloter 11 Kota Malang.

4. Sibiatun Saji (72 tahun), Kloter 33 Kabupaten Lamongan.

5. Mustika Rajim D (75 tahun), Kloter 47 Kabupaten Gresik.

6. Suyono Reso (58 tahun), Kloter 62 Kabupaten Jombang.

7. Dumaiyah Gopur (67 tahun), Kloter 6 Kabupaten Pasuruan.

8. Asraf Sudam (65 tahun), Kloter 1 Kabupaten Probolinggo.

9. Tarni Talikah Kastamun (66 tahun), Kloter 55 Kabupaten Sidoarjo.

10. Samanu Linggan (85 tahun), Kloter 16 Kabupaten Malang.

11. Ngatiyah Marijo (62 tahun), Kloter 91 Kabupaten Jember.

Sementara itu, jamaah wafat di embarkasi atas nama Tini Atmin (56 tahun), Kloter 43 Kabupaten Gresik, akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.

“Kami turut menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tutur Mohammad As’adul Anam.

Hingga saat ini, jumlah jamaah yang masih mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 16 orang yang terdiri atas 8 jamaah sakit, 2 pendamping, dan 4 kategori lain-lain yang masih menjalani observasi kesehatan maupun penjadwalan keberangkatan lanjutan.

Pada fase pertama pemberangkatan, jamaah tertua Embarkasi Surabaya tercatat atas nama Tukiran Abd Razak dari Kloter 17 Kabupaten Malang dengan usia 98 tahun.

PPIH Embarkasi Surabaya juga menjadwalkan kedatangan lima kloter ke Asrama Haji pada 19 Mei 2026 dengan total 1.900 jamaah dan petugas yang berasal dari Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Trenggalek, Kota Kediri, dan Kota Malang.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan jamaah selama proses operasional penyelenggaraan ibadah haji berlangsung. (*)

Editor : Tudji Martudji