Kamis, 05 Feb 2026 07:48 WIB

Haji Ternyata Lebih Murah dari Umrah? Simak Bocorannya di Seminar "Inspirasi Haji" Surabaya!

Pokjaluh Kemenag Kota Surabaya Bidang Haji dan Umrah menggelar sebuah seminar edukatif bertajuk "Inspirasi Haji". INPhoto/Eric
Pokjaluh Kemenag Kota Surabaya Bidang Haji dan Umrah menggelar sebuah seminar edukatif bertajuk "Inspirasi Haji". INPhoto/Eric

SURABAYA, iNFONews.ID – Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) di Jl. Pregolan Bunder mendadak ramai dipadati jamaah pada Minggu (21/12). 

Bukan tanpa alasan, Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kemenag Kota Surabaya Bidang Haji dan Umrah menggelar sebuah seminar edukatif bertajuk "Inspirasi Haji" yang sukses mencuri perhatian publik.

Seminar yang digelar berkat kolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah ini bertujuan membedah tuntas persiapan ibadah ke Tanah Suci, mulai dari tata cara hingga strategi finansial yang seringkali menjadi ganjalan utama masyarakat.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah, Hj. Sururil Faizin, M.Pd.I, dalam sambutannya menekankan bahwa sinergi antara regulator dan Penyuluh Agama Islam adalah kunci untuk memberikan literasi yang benar kepada calon jamaah.

"Kegiatan ini adalah ikhtiar kita bersama untuk membekali umat dengan informasi yang valid mengenai proses dan biaya haji, agar tidak ada lagi keraguan dalam melangkah menuju Baitullah," ujar Hj. Sururil Faizin.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian peserta adalah pemaparan dari H. Hasan El Juney, Penyuluh Agama Islam Bidang Haji dan Umrah. Ia melontarkan pernyataan yang cukup mengejutkan para jamaah Majelis Taklim wilayah Surabaya Barat yang hadir.

Hasan menyampaikan bahwa jika dikalkulasi secara mendalam, biaya haji sebenarnya bisa terasa lebih terjangkau dibandingkan dengan ibadah umrah.

 Jika biaya umrah Rp30 juta untuk 9 hari, sementara haji yang 30 hari melalui reguler Kementerian Haji justru lebih murah

"Kami ingin mengedukasi umat bahwa haji reguler sebenarnya sangat kompetitif. Harapannya, masyarakat lebih termotivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini tanpa terbebani persepsi biaya yang salah," jelas H. Hasan.

Acara ini juga diperkuat dengan kehadiran deretan tokoh dan ahli di bidangnya,diantaranya H. Nur Salam, H. Rasyid Ridho, Prof. H. Mukhrojin, Serta jajaran anggota Pokjaluh Kemenag Kota Surabaya lainnya.

Kehadiran para pakar ini memberikan kesempatan bagi jamaah untuk berkonsultasi langsung mengenai problematika haji, mulai dari masa tunggu hingga teknis pelaksanaan di lapangan.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penjelasan administrasi hingga strategi perencanaan keuangan haji. 

Seminar ini diharapkan menjadi pemantik bagi warga Surabaya untuk segera membulatkan niat berangkat ke Tanah Suci dengan informasi yang tepat dan akurat.

Editor : Alim Kusuma