Wanita Arab bernama Nora al-Matrooshi, merupakan perintis jilbab astronot. IN/PHOTO : Mark Felix / AFP

SURABAYA, iNFONews.ID - Wanita Arab bernama Nora al-Matrooshi, merupakan perintis yang lulus dari program pelatihan astronot National Aeronautics and Space Administration (NASA).

Nora telah mengungkapkan bahwa NASA saat ini sedang mengembangkan jilbab astronot khusus, sesuai laporan oleh @afpnewsagency.

"Jilbab astronot yang disesuaikan ini bertujuan untuk memungkinkannya mempertahankan cakupan rambut sambil mengenakan pakaian luar angkasa dan helm, yang dikenal secara resmi sebagai Extravehicular Mobility Unit (EMU),"katanya.

Dia menggarisbawahi tantangan melepas jilbab regulernya sebelum mengenakan tutup komunikasi dengan mikrofon dan speaker, semakin diperumit oleh persyaratan untuk bahan yang disetujui hanya untuk penggunaan EMU.

Seorang insinyur mesin berpengalaman di industri minyak, dia terpilih sebagai salah satu dari dua kandidat astronot oleh Badan Antariksa Uni Emirat Arab (UAESA) pada tahun 2021.

Langkah ini dianggap sebagai terobosan dalam mendukung keberagaman dan penghormatan terhadap kepercayaan agama di kalangan para astronot, membuka pintu bagi perempuan berhijab untuk turut serta secara lebih aktif dalam eksplorasi luar angkasa.

NASA berusaha untuk menciptakan hijab khusus yang memenuhi standar keamanan dan dapat dipakai di lingkungan luar angkasa.

Kabarnya, NASA bertujuan untuk mengembalikan manusia ke Bulan pada tahun 2026 untuk misi Artemis 3, dan Nora adalah salah satu dari dua kandidat astronot yang dipilih oleh Badan Antariksa UEA, siap untuk bergabung dengan misi NASA

 

 

Reporter : Patrik Cahyo Lumintu

Editor : Alim

Berita Terbaru