Pengunjung berada di kawasan wisata Situs Warungboto, Umbulharjo, Yogyakarta. INPhoto/MitraBlogger

YOGYAKARTA, iNFONews.ID - Situs Warungboto merupakan salah satu tempat bersejarah yang terletak di Jalan Veteran No. 77, Kalurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta.

Dilansir dari warungbotokel, situs ini memiliki peran penting sebagai pesanggrahan raja bagi Keluarga Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Selain itu, Situs Warungboto juga digunakan sebagai tempat beristirahat dan mandi bagi keluarga kerajaan. Dahulu, situs ini dikenal sebagai TUK Umbul oleh masyarakat setempat, karena lokasinya yang berbeda di wilayah Warungboto. Bangunan ini terbuat dari batu bata dan memiliki desain yang mirip dengan Istana Air Tamansari.

Salah satu daya tarik utama di Situs Warungboto adalah kolam pemandiannya yang dulunya diisi oleh air dari mata air di sekitar lokasi.

Namun, saat ini, aliran air dari mata air tersebut telah berhenti, sehingga kolam menjadi kering. Meskipun demikian, pengunjung masih dapat melihat sisa-sisa bekas kolam yang pernah ada.

Di era modern ini, Situs Warungboto digunakan sebagai tempat berkumpul dan ngonten (bersantai) bagi anak-anak muda. Beberapa keunikan yang dimiliki Situs Warungboto membuatnya menarik untuk dikunjungi.

Salah satunya adalah arsitektur bangunannya yang memiliki dinding tebal, lorong, pintu, dan jendela dengan aksen lengkung pada bagian atas, yang menambahkan kesan eksotis.

Bangunan ini dibangun menggunakan batu bata, sehingga tidak memerlukan kayu sama sekali. Terdapat dua kolam pemandian yang memiliki bentuk lingkaran dan persegi panjang, dengan pancuran air atau umbul di bagian tengahnya yang dulunya mengalirkan mata air yang sangat jernih.

Situs Warungboto memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat tinggi. Bangunan ini menjadi saksi bisu dari peristiwa bersejarah Keraton Jogja dan menjadi lokasi yang signifikan bagi Keraton.

Dengan perawatan dan manajemen yang optimal, Situs Warungboto dapat dijaga sebagai bagian integral dari sejarah dan budaya Keraton Jogja.

Bagi masyarakat Jogja, situs ini dianggap sebagai warisan berharga yang harus dijaga dan dipelajari untuk generasi yang akan datang.

Secara nilai ilmu pengetahuan, Situs Warungboto dapat dijadikan sebagai objek kajian penelitian bagi ilmu arkeologi, sejarah, maupun arsitektur.

Di sisi lain, secara nilai budaya, situs ini menjadi salah satu ciri khas arsitektur Islam, terutama pesanggrahan Raja Kraton. Sementara itu, dari segi nilai ekonomi, situs ini dapat dijadikan sebagai tempat wisata sejarah yang menarik.

Reporter : Patrick Cahyo Lumintu

Editor : Alim

Berita Terbaru