Ketua BRIKOM Jatim Puji Langkah Bijak Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan

infonews.id
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memediasi kedua pihak, berakhir damai, mengharukan (IN/PHOTO: TANGKAPAN LAYAR)

SURABAYA, iNFONews.ID - Ketua Brigade Komando (BRIKOM) TKN Jawa Timur, Arie Hafiz memberikan apresiasi dan pujian kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang menempuh langkah bijak dalam penanganan perkara, jalur mediasi saling memaafkan.

"Sebuah langkah bijak yang dilakukan Bapak Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan. Dilakukan mediasi kepada korban dan keluarga korban serta pelaku yang seorang mahasiswi di Surabaya, yang terpaksa mencuri karena tak punya uang untuk makan dan bayar kos," kata Arie, Minggu (8/2/2026). 

Lanjut Arie, cara yang dilakukan petinggi kepolisian di Kota Surabaya tersebut tak hanya layak dipuji dan ancungan jempol, layak menjadi tauladan bagi aparat penegak hukum (APH) lainnya.  Arie mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari tayangan video yang beredar, viral dan di setiap grup WhatsApp mendapat acungan jempol dan komentar positif. 

"Sebagai warga Surabaya, dan sebagai Ketua BRIKOM Jawa Timur saya sangat bangga dengan sikap dan jalan yang ditempuh Bapak Luthfie, Kapolrestabes Surabaya. Beliau memahami persoalan, bisa mendamaikan yang akhirnya korban memaafkan pelaku, saya ikut terharu, ini penyelesaian yang terbaik," lanjutnya.

"Saya salut luar biasa kepada pejabat negara dan penegak hukum yang mempunyai nurani. Hukum memang harus ditegakkan namun nurani juga harus dikedepankan sehingga antara hukuman dengan solusi itu menjadi hal sangat penting dipertimbangkan. Karena solusi itu lebih utama daripada penegakan hukumnya," kata Arie.

Untuk diketahui, di dalam tayangan video, Kapolrestabes Surabaya mempertemukan mereka, korban sebagai pelapor yang akhirnya memaafkan pelaku yang didampingi ibunya. Pelaku, sambil menangis meminta maaf dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya. Adegan haru pun terlihat mereka saling berjabat tangan. Pelaku juga memeluk komandan polisi tersebut. 

Dalam tayangan video, Kombes Pol Luthfie sempat menanyakan alur peristiwa dan diceritakan oleh pelaku yang mengakui karena terpaksa.

"Mbak pinginnya bagaimana?," tanya Kombes Pol Luthfie. 

"Inggih, kekeluargaan Pak," jawab pelaku, sambil mengusap air mata.

Ibunya, seorang ibu rumah tangga dan ayahnya buruh tani, kondisi ekonomi, himpitan kesulitan hidup membuat dirinya nekad, dan mengaku tidak punya niat mencuri.

Yang mengharukan, Kombes Pol Luthfie akhirnya memberikan bantuan, selain untuk keperluan pendidikan, membayar kos dan untuk kebutuhan sehari-hari. Sambil berpesan terus rajin belajar agar cepat lulus, dapat pekerjaan dan bisa membantu orang tua serta adik-adiknya.

"Ini saya bantu, juga untuk bayar kos dan keperluan sehari-hari ya. Terus rajin belajar, cepat lulus dan dapat kerjaan," ucap Kombes Pol Luthfie. (*)

Editor : Tudji Martudji

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru