752 Prajurit Marinir Resmi Sandang Baret Ungu, Siap Perkuat Satuan Operasional

Reporter : Ainul Yakin
Pangkormar Letnan Jenderal TNI (Mar) Dr. Endi Supardi menyematkan baret kebanggan Korps Marinri kepada Mantan Siswa Pendidikan Komando Angkatan 180 Marinir tahun 2026. INPhoto / Ainul Yakin

MALANG SELATAN, iNFONews.ID – Sebanyak 752 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut resmi menyandang baret ungu dalam Upacara Pembaretan Mantan Siswa Komando Angkatan ke-180 di Pantai Baruna, Malang Selatan, Senin (12/10). Pembaretan tersebut menandai keberhasilan pendidikan sekaligus awal pengabdian para prajurit dalam mendukung tugas operasional Korps Marinir.

Dari total prajurit yang dikukuhkan, sebanyak 453 orang merupakan siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Prajurit Karier dan 299 orang lainnya berasal dari Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Prajurit Karier. Keberhasilan menyelesaikan pendidikan menjadi bekal awal bagi para prajurit untuk mengimplementasikan kemampuan, ketangguhan mental, disiplin, dan nilai-nilai keprajuritan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.

Pembaretan bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal tanggung jawab sebagai prajurit Korps Marinir. Setiap prajurit dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan satuan, meningkatkan keterampilan secara berkelanjutan, serta menerapkan pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh selama pendidikan.

Di tengah dinamika lingkungan strategis dan perkembangan ancaman yang semakin kompleks, profesionalisme prajurit menjadi faktor penting dalam menjaga kesiapan operasional satuan. Hal itu diwujudkan melalui disiplin, kepatuhan terhadap rantai komando, soliditas, serta kesiapan fisik dan mental dalam melaksanakan setiap tugas.

Bertambahnya 752 prajurit tersebut diharapkan dapat memperkuat sumber daya manusia Korps Marinir, khususnya dalam meningkatkan kesiapan dan efektivitas satuan operasional. Bekal kemampuan dasar keprajuritan dan semangat pengabdian diharapkan menjadi modal untuk mendukung pelaksanaan berbagai penugasan.

Momentum pembaretan itu juga menegaskan bahwa kehormatan mengenakan baret ungu harus disertai tanggung jawab dalam menjaga nama baik Korps Marinir dan TNI Angkatan Laut. Setiap prajurit diharapkan senantiasa menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas.

Dengan demikian, pembaretan Angkatan ke-180 tidak sekadar menjadi simbol keberhasilan pendidikan, tetapi juga menandai dimulainya babak baru pengabdian para prajurit. Berbekal semangat pantang menyerah, loyalitas, dan profesionalisme, mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat satuan operasional serta menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
dilaporkan terbawa arus masih dalam pencarian.

Editor : Alim Kusuma

Photo
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru