Minggu, 18 Okt 2026 14:40 WIB

Prajurit Korps Marinir Asah Kemampuan Pandu Helikopter di Latgabma Keris Woomera 2026

  • Prajurit Yonif 1 Marinir melaksanakan latihan Pandu Helly dalam Latgabma Keris Woomera 2026 di PLP 5 Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). INPhoto / Ainul Yakin

    Prajurit Yonif 1 Marinir melaksanakan latihan Pandu Helly dalam Latgabma Keris Woomera 2026 di PLP 5 Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). INPhoto / Ainul Yakin

  • Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda titik pendaratan Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026.

    Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda titik pendaratan Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026.

  • Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda kepada Pilot bahwa posisi helly sudah tepat pada posisi pendaratan pada Latgabma Keris Woomera 2026.

    Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda kepada Pilot bahwa posisi helly sudah tepat pada posisi pendaratan pada Latgabma Keris Woomera 2026.

  • Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda persiapan terbang kepada Pilot Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026

    Prajurit Yonif 1 Marinir memberi tanda persiapan terbang kepada Pilot Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026

  • Prajurit Yonif 1 Marinir memberikan arah penerbangan Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026.

    Prajurit Yonif 1 Marinir memberikan arah penerbangan Helly pada Latgabma Keris Woomera 2026.

SITUBONDO, iNFONews.ID - Prajurit Batalyon Infanteri 1 Marinir mengasah kemampuan pandu helikopter melalui latihan Pandu Helly dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir, Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026).

Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan dan profesionalisme prajurit dalam menyiapkan lokasi pendaratan helikopter di medan yang sulit dijangkau, sekaligus mendukung kelancaran operasi militer.

Kemampuan Pandu Helly menjadi bagian penting dalam operasi amfibi, terutama untuk mempercepat distribusi logistik, evakuasi, serta infiltrasi pasukan. Ketepatan prajurit dalam memandu helikopter juga berperan penting dalam menjamin keselamatan penerbangan dan personel di lapangan.

Komandan Brigade Infanteri 2 Marinir Kolonel Marinir Eko Budi Prasetyo Adi Saputro menegaskan bahwa latihan tersebut menjadi bekal penting bagi prajurit dalam menghadapi penugasan mendatang.

Ia meminta seluruh prajurit mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, mematuhi instruksi pelatih, serta mengutamakan faktor keamanan personel dan material.
“Peran Pandu Helly sangat krusial dalam menjamin keselamatan penerbangan, kelancaran manuver helikopter serta keamanan personel dan material di lapangan,” tegasnya.

Melalui latihan tersebut, prajurit Yonif 1 Marinir diharapkan semakin profesional dan siap melaksanakan tugas dalam mendukung keberhasilan operasi, khususnya pada medan yang membutuhkan mobilitas udara.

Editor : Alim Kusuma