Jumat, 16 Okt 2026 19:33 WIB

Perjalanan Raissa Grimonia Membuktikan Fleksibilitas Jadi Kunci Karier Modern

Raissa memulai karier profesionalnya pada 2014 sebagai penulis konten (IN/PHOTO: IST)
Raissa memulai karier profesionalnya pada 2014 sebagai penulis konten (IN/PHOTO: IST)

JAKARTA, INFONews.ID – Di tengah dunia kerja yang terus berubah, kemampuan beradaptasi menjadi modal utama. Hal itu terbukti dari perjalanan karier Raissa Grimonia, 34 tahun. Dari penulis konten dan jurnalis kuliner, ia kini menjabat sebagai Head of Brand Marketing di salah satu perusahaan industri rokok elektrik (e-cigarette).

Raissa memulai karier profesionalnya pada 2014 sebagai penulis konten. Awalnya ia bertugas sebagai jurnalis kuliner yang mengelola konten dan media sosial. Pengalaman itu menjadi fondasi penting. Ia belajar memahami karakter audiens, membangun komunikasi lewat konten, dan menyampaikan pesan yang relevan.

Perjalanan kariernya kemudian berlanjut ke perusahaan rintisan di bidang penyewaan apartemen. Di lingkungan kerja yang dinamis itu, Raissa memperluas kompetensinya ke digital marketing. Ia tidak lagi sekadar memproduksi konten, tetapi juga terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan berbagai aktivitas pemasaran.

Kemampuan itu membawanya ke posisi Senior Marketing. Dalam peran tersebut, ia menangani kegiatan pemasaran melalui kanal digital maupun offline. Pengalaman itu memperluas pemahamannya tentang strategi pemasaran terintegrasi, mulai dari membangun komunikasi dengan audiens hingga mengembangkan pendekatan yang sesuai kebutuhan bisnis.

Salah satu kunci perkembangan kariernya adalah kemampuan beradaptasi dengan berbagai lingkungan kerja dan karakter klien. Menurut Raissa, strategi pemasaran tidak bisa diterapkan dengan pendekatan yang sama untuk setiap bisnis. Setiap industri memiliki karakteristik, tantangan, dan target audiens yang berbeda.

Prinsip itu kembali diuji ketika ia memutuskan memasuki industri rokok elektrik, sektor yang sama sekali baru baginya.

“Saya tidak memiliki latar belakang sama sekali di industri vape ini, bahkan saya pun bukan penggunanya. Namun, bagi saya, ini merupakan tantangan baru. Saya selalu senang ketika mendapatkan ruang baru untuk belajar dan mengembangkan sesuatu, terlebih ketika diberikan kepercayaan untuk membangunnya,” tegas Raissa.

Keputusan memasuki industri yang relatif baru itu menjadi langkah penting. Bekal pengalaman di bidang konten dan digital marketing membantunya memahami karakter pasar, mempelajari perilaku konsumen, serta merancang pendekatan komunikasi merek yang relevan.

Selama dua tahun berkecimpung di sektor tersebut, Raissa terlibat dalam pengembangan strategi pemasaran merek dengan fokus pada pertumbuhan bisnis dan penguatan identitas merek. Upaya itu sejalan dengan peningkatan kinerja perusahaan, baik dari sisi profitabilitas maupun brand awareness.

Bagi Raissa, pengalaman lintas industri bukan sekadar rangkaian posisi pekerjaan. Itu adalah kumpulan perspektif yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan baru.

“Pengalaman sebelumnya bukan hanya catatan di curriculum vitae. Itu adalah bekal untuk menerjemahkan pengetahuan menjadi strategi yang tepat. Fleksibilitas dan kemauan belajar jauh lebih penting daripada sekadar kesesuaian latar belakang dengan industri,” tegasnya.

Kini, sebagai Head of Brand Marketing, Raissa terus mengembangkan pendekatan pemasaran yang menggabungkan kreativitas, pemahaman audiens, dan orientasi pertumbuhan bisnis. Perjalanan kariernya menunjukkan bahwa perkembangan profesional tidak selalu ditentukan oleh kesesuaian latar belakang, melainkan oleh kemauan belajar, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan mengambil tanggung jawab baru.

Dari dunia jurnalistik kuliner hingga industri rokok elektrik, Raissa Grimonia membangun kariernya melalui proses pembelajaran berkelanjutan. Baginya, setiap industri menawarkan ruang untuk memahami tantangan berbeda sekaligus kesempatan menciptakan strategi yang relevan dan berdampak bagi bisnis.

Editor : Tudji Martudji