Jumat, 16 Okt 2026 17:30 WIB

PLN Nusantara Power Bagikan Santunan Rp1,2 Miliar ke 31.000 Warga

Penyaluran bantuan sosial senilai lebih dari Rp1,2 miliar kepada lebih dari 31.000 penerima manfaat (IN/PHOTO: IST)
Penyaluran bantuan sosial senilai lebih dari Rp1,2 miliar kepada lebih dari 31.000 penerima manfaat (IN/PHOTO: IST)

SURABAYA, INFONews.ID – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) merayakan ulang tahun ke-31 dengan menyalurkan bantuan sosial senilai lebih dari Rp1,2 miliar kepada lebih dari 31.000 penerima manfaat melalui program Derma Nusantara. Kegiatan ini digelar serentak di puluhan lokasi operasional perusahaan di berbagai wilayah di Indonesia, Jumat, (2/10/2026)

Bantuan yang dibagikan meliputi paket sembako untuk keluarga prasejahtera, perlengkapan sekolah bagi anak-anak, santunan untuk anak yatim dan dhuafa, serta dukungan infrastruktur sosial. Program ini melibatkan seluruh Unit Pembangkitan dan Unit Bisnis PLN NP.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa perjalanan perusahaan selama 31 tahun tidak lepas dari dukungan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Selama 31 tahun, PLN Nusantara Power terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat. Karena itu, kami ingin momentum hari jadi ini juga menjadi milik mereka. Melalui Derma Nusantara, kami berbagi rasa syukur sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ruly.

Selain penyaluran bantuan, kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama dan pertemuan antara karyawan PLN NP dengan masyarakat setempat. Ruly menambahkan bahwa energi yang dihasilkan perusahaan tidak hanya soal listrik, tetapi juga dampak positif bagi kehidupan sosial.

“Kami ingin semangat kepedulian ini terus tumbuh menjadi bagian dari budaya perusahaan,” katanya.

PLN NP menilai usia ke-31 sebagai pengingat bahwa pertumbuhan bisnis harus sejalan dengan kontribusi sosial yang berkelanjutan. Melalui Derma Nusantara, perusahaan berharap terus memperkuat kebersamaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Editor : Tudji Martudji