Senin, 12 Okt 2026 13:47 WIB

Gubernur Khofifah Sematkan Satyalancana Karya Satya kepada 528 ASN Jatim

Gubernur Khofifah sematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 528 ASN di lingkungan Pemprov Jatim (IN/PHOTO: HUMAS)
Gubernur Khofifah sematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 528 ASN di lingkungan Pemprov Jatim (IN/PHOTO: HUMAS)

SURABAYA, INFONews.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 528 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Acara berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (11/10/2026), menjelang puncak peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan diberikan kepada ASN dengan masa pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.

Penyematan dilakukan dalam dua sesi: 267 orang pada sesi pertama (didominasi jajaran Dinas Pendidikan) dan 261 orang pada sesi kedua dari berbagai perangkat daerah.
Khofifah mengapresiasi dedikasi para penerima penghargaan. Ia menyoroti kemajuan sektor pendidikan yang dinilai luar biasa berkat kerja keras Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya.


“Sektor pendidikan luar biasa kemajuan yang sudah dicapai. Kerja keras harus dijaga, amanah harus dijaga, target-target pencapaian academic achievement juga harus dijaga dan itu harus berkelanjutan,” ujarnya.


Ia menekankan peran strategis pendidikan dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. “Para guru dan seluruh jajaran Dinas Pendidikan harus selalu menyiapkan anak-anak muda Jawa Timur agar menguasai peran di masa depan,” katanya.


Selain pendidikan, Khofifah juga memuji sektor pertanian yang mencatat produksi padi tertinggi nasional sejak 2020 hingga prediksi November 2026, serta sektor kesehatan, khususnya RSUD Dr. Soetomo sebagai rumah sakit unggulan nasional.


Pada sesi kedua, perhatian khusus diberikan kepada 69 ASN penerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 30 tahun.

“Mereka telah mendedikasikan energi produktifnya selama tiga dekade. Saya ingin menyematkan langsung karena ini tanda kehormatan dari Presiden,” ujarnya.

Khofifah menuturkan pengalaman keluarganya yang hanya menerima penghargaan serupa lewat amplop. Ia berharap prosesi langsung ini memberi penghormatan yang lebih layak.


Menutup acara, Gubernur mewakili masyarakat Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan mengingatkan pentingnya integritas serta pelayanan ramah.

“Masyarakat membutuhkan tidak hanya kualitas layanan, tetapi juga senyum. Tersenyum adalah ciri calon penghuni surga,” pungkasnya. (*)

Editor : Tudji Martudji